JAKARTA, 31 Desember 2008
Pada tahun 2009, Indonesia memiliki kesempatan menjadi tuan rumah Kejuaraan Asia Balap Sepeda Elite dan Yunior, 5-12 Agustus. Direncanakan, lomba ini akan menjadi seleksi bagi atlet untuk tampil di SEA Games Laos.
”Kejuaraan Asia menjadi sasaran antara. Target utamanya adalah SEA Games. Jadi, Kejuaraan Asia akan menjadi evaluasi dan seleksi bagi mereka yang berlatih di bawah PAL dan pelatnas KONI,” kata Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia Sofian Ruzian, Selasa (30/12) di Jakarta.
Saat ini 15 atlet telah terdaftar untuk berlatih di bawah Program Atlet Andalan (PAL) yang merupakan program Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga. Untuk pelatnas SEA Games yang akan diselenggarakan KONI mulai Februari, Sofian mengatakan, masih banyak atlet nasional di luar PAL yang bisa didaftarkan ke KONI. Namun, kuota untuk ini belum ditentukan.
Dikatakan Sofian, PB ISSI belum terkendala dengan program jelang SEA Games yang diselenggarakan KONI dan Tim PAL secara terpisah. Ini karena program latihan dan pemilihan atlet akan ditentukan oleh PB ISSI.
”Mungkin yang akan menjadi kendala adalah soal pelatih. Misalnya, jika atlet yang terpilih ke SEA Games berasal dari pelatnas KONI, sementara pelatihnya yang terdaftar di PAL, saya tidak tahu hal itu diperbolehkan atau tidak,” kata Sofian.
Sementara itu, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB ISSI Wahyudi Hidayat mengatakan, Indonesia akan menurunkan kekuatan penuh di Kejuaraan Asia nanti karena bertindak sebagai tuan rumah. Direncanakan, 12 atlet elite dan 12 atlet yunior akan mengikuti 8 nomor jalan raya dan 16 nomor trek.
Wahyudi mengatakan, untuk memilih 24 atlet tersebut, PB ISSI akan merekrut 30 atlet. ”Kami juga telah mengajukan proposal kepada KONI dan Mennegpora agar bisa menggelar latihan sentralisasi menjelang Kejuaraan Asia. Saya berharap mereka membantu PB ISSI, terutama terkait dana,” ujar Wahyudi.
Dijelaskan Wahyudi, atlet yang sudah berkategori atlet nasional idealnya memiliki program latihan sendiri. Akan tetapi, untuk menghadapi kejuaraan besar, seperti Kejuaraan Asia, diperlukan program latihan yang terpusat.
Wahyudi menyebut Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang bisa dijadikan pilihan untuk menggelar latihan nomor jalan raya. Adapun untuk nomor trek bisa diselenggarakan di Jakarta.
Untuk pelaksanaan Kejuaraan Asia, PB ISSI mengunggulkan Tenggarong, Kalimantan Timur, sebagai tuan rumah dengan pertimbangan memiliki velodrom baru yang pernah digunakan dalam Pekan Olahraga Nasional, Juli lalu. Namun, menurut Sofian, keputusannya bergantung pada Persatuan Balap Sepeda Internasional (UCI) yang akan menilai tempat perlombaan. (IYA)
Selasa, 30 Desember 2008
Kejuaraan Asia Jadi Seleksi Atlet SEA Games
Diposting oleh denis di 23.45 0 komentar
Drogba: Aku Kehilangan Gairah Bermain
LONDON, 31-12-2008
Striker Chelsea, Didier Drogba, musim ini dia sempat mengalami situasi yang buruk. Dia mengaku kehilangan hasrat dan gairah bermain sepak bola di awal musim ini.
"Untuk beberapa minggu di musim panas lalu, kepalaku tak pernah memikirkan sepak bola. Aku benar-benar kehilangan semua hasrat. Aku merasa tak ingin lagi mendengar pembicaraan tentang target atau ambisi," aku pemain asal Pantai Gading tersebut, dalam wawancara dengan majalah France Football yang diterbitkan Selasa (30/12).
"Aku bahkan tak memiliki adrenalin dan tak bisa menikmati permainan. Aku merasa telah kehilangan banyak hal. Ini pertama kali dalam karierku, aku telah kehilangan gairah sepak bola. Aku seolah sudah hilang," tambahnya.
Drogba yang bergabung dengan Chelsea dari Marseille pada 2004 mengatakan, semua itu terjadi karena dia tergoncang atas kematian neneknya pada Juni 2008.
"Aku merasa seolah semua kenangan masa kecilku telah melayang jauh. Aku tiba-tiba merasa begitu cepat tua secara brutal," kata pemain berumur 30 tahun ini.
"Untuk waktu yang cukup lama, aku sangat serius terhadap sepak bola. Setelah cedera, aku tak merasa harus terburu-buru untuk sembuh dan tak merasa termotivasi," lanjutnya.
Karena cedera, Drogba absen di beberapa pertandingan awal musim ini. Setelah tampil kembali, dia mendapat hukuman tak boleh tampil dalam 3 pertandingan karena melempar koin ke suporter yang telah mengejeknya. Drogba mengatakan, "Masa absen memberi dampak yang baik kepadaku, termasuk saat terkena hukuman. Sekarang aku merasa kuat dan bersemangat lagi."
Dia juga bisa memaklumi, kenapa pelatih Luiz Felipe Scolari sering mencadangkan dirinya dan lebih suka memainkan Nicolas Anelka. Sebab, dia memang saat itu dalam kondisi yang tak terlalu prima secara fisik maupun psikis.
"Untuk sementara, aku hanya bisa diam. Ini bukan saja karena aku sudah di Chelsea 4 tahun sehingga punya hak untuk dimainkan sebagai starter. Selain itu, saat ini Chelsea sedang memiliki striker yang sedang bagus dan aku hanya bisa menunggu giliran dimainkan," jelasnya.
Yang dia maksud striker itu adalah Anelka. Striker asal Prancis itu memang tampil tajam saat ini dan sementara menjadi top skorer Premier League.
Ternyata, Scolari akhirnya memanfaatkan Anelka dan Drogba untuk diduetkan. Sehingga, Drogba pun bisa kembali mendapat tempat utama.
"Aku selalu menyatakan senang dengan kehadiran Anelka di Chelsea. Tapi, aku sering tak bisa memahami kenapa manajer sering takut memainkan dua striker. Anelka dan aku sangat berharap diduetkan. Benar-benar sebagai striker ganda, tidak salah satu harus lebih bermain ke samping," katanya.
Diposting oleh denis di 23.41 0 komentar
Senin, 22 Desember 2008
BWF Ubah Format Piala Thomas

KUALA LUMPUR, Minggu, 21 Desember 2008
Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) akan mengetatkan peraturan dan mengubah format putaran final kejuaraan bulu tangkis beregu Piala Thomas dan Piala Uber untuk mencegah peserta memilih lawan.
"Mulai Piala Thomas 2010, hanya dua tim terbaik dari tiap grup yang lolos ke babak berikutnya," kata Paisan Rangsikitpho dari BWF, Minggu (21/12). "Undian akan lebih adil buat semua peserta dan tidak akan yang dapat mengatur siapa lawan yang mereka ingin hadapi di babak kedua."
Dalam penyelenggaraan Piala Thomas 2008 di Jakarta, regu Korea Selatan menurunkan tim lemah di babak penyisihan grup untuk menghindari China di babak berikutnya. Mereka memainkan pemain tunggal di nomor ganda dan sebaliknya. Akibatnya Korea Selatan kalah 1-4 dari Malaysia dan Inggris di babak kualifikasi grup, namun justru akhirnya lolos ke babak final sebelum kalah dari China.
Menurut Paisan, tim yang memiliki hasil terbaik di kualifikasi grup akan menjadi unggulan di babak kedua dan mengabaikan peringkat dunia yang mereka miliki. Piala Thomas dan Uber 2010 tetap akan diselenggarakan di India, meski terjadi serangan teroris di Mumbai, bulan lalu.
"Keselamatan pemain menjadi yang utama. Bila ada kekhawatiran, kami akan mencari tempat pengganti. Namun saat ini, India tetap menjadi tuan rumah," kata Paisan.
Diposting oleh denis di 21.06 0 komentar
Indonesia Tanpa Gelar di Malaysia

^KOTA KINABALU, Minggu, 21 Desember 2008
Ganda puteri Vita Marissa/Liliyana Natsir gagal mempersembahkan gelar juara buat Indonesia di World Super Series Masters Final 2008.
Di final, Minggu (21/12) mereka ditaklukkan ganda Malaysia. Ganda Vita/Butet--panggilan Liliyana-- yang diunggulkan di tempat kedua menyerah dari unggulan pertama dari Malaysia Chin Eei Hui/Wong Pei Tty. Vita/Butet kalah 15-21 20-22 dalam 34 menit.
Dengan kekalahan ini, tim Indonesia samasekali gagal meraih gelar juara di turnamen akhir tahun yang berlangsung di Kota Kinabalu, Malaysia ini. Sebelumnya unggulan pertama sekaligus peringkat utama dunia ganda campuran, Nova Widianto/Liliyana Natsir juga tumbang di final. Mereka dikalahkan ganda Denmark, Thomas Laybourn/Kamila Rytter Juhl 19-21 21-18 20-22.
Wakil-wakil Indonesia lainnya sudah tumbang di babak semifinal, yaitu juara Olimpiade, Markis Kido/Hendra Setiawan yang disingkirkan ganda Korea Selatan, Jung Jae Sung/Lee Yong Dae. Di tunggal putera, Sony Dwi Kuncoro dan Taufik Hidayat dikandaskan di semifinal oleh Peter Hoeg Gade (Denmark) dan Datuk Lee Chong Wei (Malasyia).
Malaysia akhirnya meraih tiga gelar juara melalui Chong Wei di tunggal putera, Chin Eei Hui/Wong Pei Tty (ganda puteri) serta ganda putera saat pasangan Koo Kien Keat/tan Boon Heong mengalahkan ganda Korea Selatan Jung Jae Sung/Lee Yong Dae 21-18 21-14.
Denmark menang melalui Thomas Laybourn/Kamila Rytter Juhl di ganda campuran, sementara Hongkong menjuarai tunggal puteri saat Zhou Mi mengalahkan rekan senegara, wang Chen 21-14 21-18.
Diposting oleh denis di 21.03 0 komentar
Terburu-buru Menang, Nova/Liliyana Kalah Menyakitkan

*KOTA KINABALU*, Minggu, 21 Desember 2008
Buru-buru ingin menang setelah mencapai game point 20-17 pada set ketiga, ganda campuran Indonesia Nova Widianto/Liliyana Natsir justru kalah dari pasangan Denmark, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl, dengan skor 19-21, 21-18, 20-22.
Saat kedudukan 20-17 untuk Indonesia, Laybourn/Juhl yang bermain rileks justru sukses menyamakan skor menjadi 20-20, dan lalu menyudahi set ketiga dengan 22-20.
Pelatih ganda campuran, Wahyu Agung Setiawan yang mendampingi Nova/Liliyana menuturkan, permainan Nova/Liliyana memburuk dan memberikan lima poin berturut-turut kepada Denmark, karena ingin segera mengakhiri pertandingan.
Dengan demikian, Indonesia tinggal berharap satu gelar dari turnamen Yonex-Sunrise World Super Series Masters 2008, di GOR Likas, Kota Kinabalu, Malaysia, dari ganda putri Liliyana Natsir/Vita Marissa. Vita/Liliyana, Minggu (21/12) sore, akan menghadapi duet Malaysia, Chin Eei Hui/Wong Pei Tty.
Di babak semifinal, Sabtu (20/12), kedua pasangan unggulan ini menyisihkan lawan-lawan mereka. Nova/Butet mengalahkan ganda campuran Inggris, Anthony Clark/Donna Kellogg yang diunggulkan di tempat ketiga 23-21 21-17. Nova/Butet menang dalam 36 menit.
Sementara di semifinal, Laybourn/Juhl mengalahkan unggulan kelima dari Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam 21-17 22-20. Ganda Denmark ini menang dalam pertandingan yang relatif ketat dalam 37 menit.
Di babak final tunggal puteri unggulan pertama Zhou Mi mampu mengatasi rekan senegara, Wang Chen untuk meraih gelar juara. Zhou Mi mengalahkan unggulan ketiga tersebut 21-14 21-18 dalam 32 menit. Sementara di tunggal putera, andalan tuan rumah, Lee Chong Wei yang diunggulkan di tempat pertama tidak mengalami kesulitan mengatasi unggulan 4 asal Denmark, Peter Hoeg Gade. Chong Wei yang juga peringkat satu dunia ini menang 21-8 21-16 dalam 33 menit.
Diposting oleh denis di 20.59 0 komentar
Sabtu, 20 Desember 2008
Nova/Butet Hadapi Denmark di Final

*KOTA KINABALU* Sabtu, 20 Desember 2008
Unggulan pertama ganda campuran, Nova Widianto/Liliyana Natsir, akan menghadapi unggulan kedua, Thomas Laybourn/Kamila Rytter Juhl, di final World Super Series Masters Final.
Di babak semifinal, Sabtu (20/12), kedua pasangan unggulan ini menyisihkan lawan-lawan mereka. Nova/Butet mengalahkan ganda campuran Inggris, Anthony Clark/Donna Kellogg yang diunggulkan di tempat ketiga 23-21 21-17. Nova/Butet menang dalam 36 menit.
Sementara Laybourn/Juhl mengalahkan unggulan kelima dari Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam 21-17 22-20. Ganda Denmark ini menang dalam pertandingan yang relatif ketat dalam 37 menit.
Dengan hasil ini, Indonesia menempatkan dua finalis dalam turnamen yang berlangsung di Kota Kinabalu, Malaysia, ini. Sebelumnya, ganda putri Vita Marissa/Liliyana Natsir lolos ke final dengan mengalahkan rekan senegara, Jo Novita/Greysia Polii.
Diposting oleh denis di 19.52 0 komentar
Markis/Hendra Terjegal di Semifinal

*KOTA KINABALU* Sabtu, 20 Desember 2008
Ganda nomor satu dunia, Markis Kido/Hendra Setiawan, gagal melangkah ke final World Super Series Masters Final. Mereka terjegal di babak semifinal yang berlangsung Sabtu (20/12), setelah menyerah 20-22 21-15 16-21 dari ganda Korea Selatan Lee Yong Dae/Jung Jae Sung.
Dalam duel yang berlangsung 51 menit tersebut, Markis/Hendra kerab melakukan kesalahan sendiri. Di samping itu, pertahanan pasangan Korea yang menjadi unggulan ketiga tersebut juga sangat kokoh sehingga sulit ditembus.
Pada set pertama, Jung/Jae hampir selalu unggul. Namun Markis/Hendra bisa mengejar dan lebih dulu meraih match point dalam kedudukan 20-19. Sayang, peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 itu gagal menyudahi set pertama, karena Jung/Lee justru memenanginya dengan 22-20.
Di set kedua, Markis/Hendra bangkit dan mereka dengan cepat memimpin. Pasangan kebanggaan Indonesia tersebut tak pernah terkejar sampai akhirnya menang dengan skor 21-15.
Namun di set ketiga yang menjadi penentuan, Markis/Hendra malah kendur. Permainan agresif dan penuh variasi yang diperlihatkan pada dua set sebelumnya tak kelihatan sehingga mereka kerab secara "gratis" memberikan poin kepada lawan.
Tak heran jika Jung/Lee tak terkejar sejak Markis/Hendra menyamakan skor 1-1. Saat tertinggal 14-19, Markis/Hendra sempat bangkit untuk menambah dua poin, yang merupakan raihan terakhir karena Jung/Lee yang sudah berada di atas angin kembali memungut dua poin untuk menang 21-16.
Di babak final yang berlangsung Minggu, Jung/Lee akan berhadapan dengan ganda Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong. Pasangan unggulan keenam tersebut menaklukkan rekan senegara mereka, Abdul Latif Mohd Zakry/Mohd Tazari Mohd Fairuzizuan (unggulan 2), dengan 22-20 21-14.
Diposting oleh denis di 19.47 0 komentar
Minggu, 07 Desember 2008
Indonesia Ungguli Kamboja

*JAKARTA*
Indonesia sementara unggul 1-0 atas Kamboja pada pertandingan babak pertama Piala AFF Suzuki 2008 Grup A, di Stadion Gelora Bung Karno, Minggu (7/12).
Indonesia tampil langsung menyerang. Namun, Kamboja juga bermain terbuka dan sering melancarkan serangan-serangan balik. Pada menit ke-8, Kamboja malah punya peluang emas. Ini akibat kesalahan Charis Yulianto yang gagal mengontrol bola.
Sayangnya, Kouch Sokumpheak yang mengammbil bola dan tinggal berhadapan dengan Markus Horison, melakukan tendangan terlalu lemah. Markus pun dengan mudah menangkap bola.
Meski begitu, Indonesia tetap dominan dan lebih banyak melakukan serangan. Gol pun terjadi pada menit ke-15 melalui Budi Sudarsono.
Gol tersebut berawal dari tendangan bebas dari sektor kanan pertahanan Kamboja yang dilakukan Isnan Ali. Tendangan silangnya mampu dihalau pemain Kamboja. Namun, bola rebound mengarah ke Ponaryo Astaman yang langsung menendangnya ke arah gawang.
Bola membentur kaki pemain Kamboja dan bergulir ke arah Budi Sudarsono. Tanpa ampun, Budi pun menendangkan bola ke gawang dan gol.
Indonesia semakin mampu mendominasi permainan. Meski di babak pertama hanya mampu mencetak satu gol, namun Indonesia berpeluang menambah gol di babak kedua.
Minggu, 7/12/2008 | 20:11 WIB
Diposting oleh denis di 07.07 0 komentar
Budi Hat-trick, Indonesia ke Semifinal
*JAKARTA*
Indonesia berhasil menyusul Singapura ke semifinal Piala AFF Suzuki 2008, setelah menghajar Kamboja 4-0 pada pertandingan Grup A di Stadion Gelora Bung Karno, Minggu (7/12).
Pada pertandingan terakhir Grup A, Selasa (9/12), Indonesia akan berhadapan dengan Singapura. Partai itu akan menjadi penentu siapa yang bakal menjadi juara grup.
Budi Sudarsono menjadi bintang utama pada pertandingan lawan Kamboja. Dia mencetak hat-trick dengan gol pada menit ke-15, 54, dan 71. Satu gol lagi disumbangkan Bambang Pamungkas pada menit ke-77.
Indonesia tampil lebih tenang dan langsung menyerang. Namun, Kamboja juga bermain terbuka dan sering melancarkan serangan-serangan balik. Pada menit ke-8, Kamboja malah punya peluang emas. Ini akibat kesalahan Charis Yulianto yang gagal mengontrol bola.
Sayangnya, Kouch Sokumpheak yang mengammbil bola dan tinggal berhadapan dengan Markus Horison, melakukan tendangan terlalu lemah. Markus pun dengan mudah menangkap bola.
Meski begitu, Indonesia tetap dominan dan lebih banyak melakukan serangan. Gol pun terjadi pada menit ke-15 melalui Budi Sudarsono.
Gol tersebut berawal dari tendangan bebas dari sektor kanan pertahanan Kamboja yang dilakukan Isnan Ali. Tendangan silangnya mampu dihalau pemain Kamboja. Namun, bola rebound mengarah ke Ponaryo Astaman yang langsung menendangnya ke arah gawang.
Bola membentur kaki pemain Kamboja dan bergulir ke arah Budi Sudarsono. Tanpa ampun, Budi pun menendangkan bola ke gawang dan gol.
Memasuki babak kedua, Indonesia semakin dominan. Sebaliknya, Kamboja mulai kehilangan kepercayaan diri. Sehingga, tim Merah Putih pun makin leluasa menekan.
Budi Sudarsono menambah gol pada menit ke-54. Dia mendapat umpan jauh dari ismed Sofyan. Sekali kontrol, dia langsung melesakkan bola ke gawang Kamboja dengan kaki kirinya.
Ini semakin membuat Indonesia mampu mengontrol permainan dengan baik. Apalagi, Kamboja semakin frustrasi dan fisiknya mulai menurun.
Pada menit ke-71, Budi Sudarsono mencetak hat-trick. Sebuah penetrasi Firman Utina dari sisi kanan pertahanan Kamboja, gagal dihentikan. Dia pun dengan leluasa bisa mengirim umpan silang ke depan gawang. Budi yang tak terkawal, dengan baik menyundulnya dan membuahkan gol ketiga.
Hanya berselang enam menit kemudian, Bambang Pamungkas melengkapi kemenangan Indonesia. Lagi-lagi, Firman Utina memberi assist dengan baik. Dia menelusup ke sisi kanan pertahanan lawan, kemudian mengirim umpan silang ke depan gawang Kamboja. Bambang dengan mudah menanduk bola dan menaklukkan kiper pengganti, Ouk Mic.
Grup A
Singapura 2 2 0 0 8-1 6
Indonesia 2 2 0 0 7-0 6
Myanmar 2 0 0 2 1-6 0
Kamboja 2 0 0 2-0 9
Minggu, 7/12/2008 | 21:19 WIB
Diposting oleh denis di 07.05 0 komentar
Jumat, 05 Desember 2008
Hakkinen: Hamilton Bakal Jadi Pembalap Terbesar

*LONDON*
Performa Lewis Hamilton di ajang Formula 1 pada dua musim terakhir ini sangat mengagumkan. Setelah gagal menjadi jawara pada debutnya di balapan jet darat itu, Hamilton akhirnya mampu menyabet gelar juara pada musim 2008.
Ini yang membuat banyak kalangan menilai Hamilton masih terus bersinar pada musim-musim mendatang. Salah satu orang yang punya anggapan demikian adalah mantan juara dunia tahun 1998 dan 1999, Mika Hakkinen.
Pria asal Finlandia itu mengaku, Hamilton punya potensi yang sangat besar untuk menorehkan banyak rekor. Masih berusia 23 tahun dan punya gaya membalap yang agresif, memberikan peluang besar bagi Hamilton untuk menjadi pembalap terbesar.
Berbicara kepada suratkabar Inggris, The Times, Hakkinen mengakui bahwa meskipun Hamilton akan membuat beberapa kesalahan, namun musim 2009 bisa menjadi miliknya lagi.
"Kalian memiliki pembalap yang hebat. Lewis sangat berbakat dan lebih dari itu, dia adalah pria yang hebat dengan kepribadian yang hebat pula," ungkap Hakkinen yang juga merupakan mantan pembalap McLaren-Mercedes itu.
"Dia akan menjadi model dan panutan yang hebat bagi anak-anak di seluruh dunia. Saya tak terlalu yakin kalian akan mendapatkan seorang yang lebih baik dari dia," tambah Hakkinen yang mengakui, Hamilton membalap sangat cepat sehingga kerab melakukan kesalahan.
"Tapi gaya membalap seperti itu membuat segala sesuatu menjadi mungkin. Percayalah kepadaku, dia adalah pembalap yang hebat. Usianya masih muda dan dia bergabung dengan tim yang hebat pula, sehingga saya pikir dia bakal jadi pembalap terbesar," jelasnya.
Hakkinen menjadi tamu kehormatan pada acara peluncuran Laureus MotorV6, Rabu (3/12) waktu setempat, di Milton Keynes. Motor sport itu didukung oleh Laureus Sport untuk Good Foundation.
Kamis, 4 Desember 2008 | 23:23 WIB
Diposting oleh denis di 00.30 0 komentar
Sony dan Markis Janji Tampil Maksimal

*JAKARTA*
Tunggal putra nomor satu Indonesia, Sony Dwi Kuncoro, dan ganda putra nomor satu dunia, Markis Kido, menyatakan optimismenya untuk meraih hasil maksimal. Meskipun sempat terganggu cedera kaki, mereka mengaku bisa tampil sebaik mungkin di Final Super Series yang akan digelar di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia, 18-21 Desember.
"Sudah lama sembuh, latihan juga sudah normal kembali," ujar Sony, Selasa (2/12).
Sony yang menjuarai Indonesia, Jepang dan China Masters Super Series, terakhir kali tampil di turnamen Perancis Super Series. Waktu itu cedera hamstring kanannya kambuh, yang membuat dia tersingkir di putaran kedua.
Agar kondisinya bisa pulih 100 persen, Sony memilih untuk absen di berbagai turnamen. Tak heran jika namanya tenggelam menjelang akhir tahun ini.
Sony tidak memperkuat klubnya, Suryanaga Gudang Garam, dalam kejurnas beregu pada pertengahan bulan ini. Kemudian, dia melewatkan turnamen China dan Hongkong Super Series.
"Sekarang sedang fokus latihan untuk menjaga kestabilan fisik dan teknik untuk persiapan Finas Super Series," kata Sony yang rutin berlatih di pelatnas Cipayung, meski seluruh pemain sudah dikembalikan ke Pengda masing-masing.
Tentang lawan terberat yang akan dihadapi, pemain peringkat empat dunia tersebut mengaku tidak memikirkannya. Dia lebih fokus pada persiapannya sendiri.
"Yang penting saya bermain tetap konsisten melawan siapa saja. Semuanya dipersiapkan di dalam latihan, antara fisik dan teknis harus seimbang," katanya.
Usai bermain di Kinabalu, Sony akan terbang ke Denmark untuk ambil bagian dalam kejuaraan invitasi Copenhagen Masters pada 27-29 Desember.
Hal senada diungkapkan Kido yang sedang dalam pemulihan cedera lutut kirinya yang kambuh saat bermain di Hongkong Super Series pekan lalu. "Setiap hari terapi pijit," kata Kido yang akan mulai berlatih kembali, Rabu (3/12).
Bersama pasangannya, Hendra Setiawan, Kido berharap dapat kembali ke jalur kemenangan. Pasangan nomor satu dunia ini baru memenangi tiga gelar beruntun, sebelum tersingkir di Hongkong.
Kido yang bersama Hendra sudah memenangi lima gelar tahun ini termasuk juara Olimpiade Beijing, cedera saat bermain di Indonesia Super Series Juni lalu. Cedera itu kambuh lagi saat bertanding di perempat final Hongkong, Jumat (28/11), lalu yang membuat mereka kalah dari ganda Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong.
Selain Sony dan Kido/Hendra, pebulutangkis Indonesia yang lolos ke turnamen yang menyediakan total hadiah 500 ribu dolar AS (sekitar Rp 6,108 miliar) itu adalah Taufik Hidayat, ganda putri Vita Marissa/Liliyana Natsir, dan ganda campuran peringkat satu dunia, Nova Widianto/Liliyana Natsir.
Selasa, 2 Desember 2008 | 17:54 WIB
Diposting oleh denis di 00.27 0 komentar
Indonesia Dapat Lima Tempat di Final Super Series

*JAKARTA*
Indonesia mendapat lima tempat di Final Super Series yang diselenggarakan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF), yakni dua tunggal putra, serta masing-masing satu ganda putra, ganda putri dan campuran. Hanya nomor tunggal putri yang tidak menyertakan wakilnya.
Menurut laporan BWF, Selasa (2/12), pebulutangkis Indonesia yang akan berkompetisi dalam turnamen tutup tahun itu adalah Sony Dwi Kuncoro, Taufik Hidayat, Markis Kido/Hendra Setiawan, Vita Marissa/Liliyana Natsir dan Nova Widianto/Liliyana Natsir.
Dalam Final Super Series yang akan digelar di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia pada 18-21 Desember, China mempunyai paling banyak wakil. Negeri tirai bambu itu memastikan sembilan tempat.
Hanya pada ganda putra China diwakili satu pasangan. Sedangkan pada empat nomor lainnya, mereka menempatkan masing-masing dua wakil.
Dalam turnamen yang menggunakan sistem round robin dengan dua grup yang masing-masing terdiri empat pemain/pasangan itu, setiap negara peserta hanya boleh diwakili maksimal dua pemain/pasangan pada setiap nomor yang dipertandingkan. Dua pemain terbaik pada setiap grup maju ke semifinal.
Kendati tidak mengikuti beberapa turnamen Super Series, juara Olimpiade dan juara dunia saat ini, Lin Dan, lolos ke turnamen Final tersebut. Padahal, dia hanya mengikuti lima dari 12 Super Series tahun ini--sedangkan setiap pemain wajib ikut minimal delapan pertandingan Super Series.
Pada tunggal putra, Chen Jin yang menempati peringkat dua ranking Super Series, dan Lin Dan, akan memikul harapan China. Mereka bakal menghadapi antara lain Peter Gade dari Denmark dan peringkat satu dunia dari Malaysia, Lee Chong Wei.
Selain itu, Taufik juga tak bisa dianggap enteng. Peringkat tujuh dunia tersebut dinilai mampu mengalahkan pemain top manapun, ketika dia berada dalam performa terbaiknya.
Sementara itu ganda campuran peringkat satu dunia, Nova/Lilyana, diperkirakan akan menghadapi tantangan berat dari juara Olimpiade asal Korea, Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung, dan dua pasangan China, He Hanbin/Yu Yang serta Xie Zhongbo/Zhang Yawen.
Denmark menjadi negara yang mempunyai wakil terbanyak kedua dengan tujuh tempat di Final. Selain Peter dan Joachim Persson pada tunggal putra, Denmark juga diwakili oleh Tine Rasmussen (tunggal putri), Lars Paaske/Jonas Rasmussen dan Mathias Boe/Carsten Mogensen (ganda putra), Kamilla Rytter Juhl/Lena Frier Kristensen (ganda putri) dan Thomas Laybourn/Kamilla (ganda campuran).
Federasi nasional diberi waktu hingga Jumat (5/12) untuk memastikan kehadiran para pemain. Realokasi pemain, jika diperlukan, akan dilaksanakan pada Sabtu (6/12) dan para pemain yang dipastikan hadir akan dipublikasikan pada Senin (8/12).
- Pemain yang sudah lolos ke Final Super Series:
Tunggal putra: Lee Chong Wei (Malaysia), Chen Jin (China), Sony Dwi Kuncoro (Indonesia), Joachim Persson (Denmark), Peter Gade (Denmark), Lin Dan (China), Taufik Hidayat (Indonesia), Chan Yan Kit (Hong Kong)
Ganda putra: Markis Kido/Hendra Setiawan (Indonesia), Zakry Abdul Latif/Mohd Fairuzizuan Tazari (Malaysia), Lars Paaske/Jonas Rasmussen (Denmark), Jung Jae Sung/Lee Yong Dae (Korea), Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark), Candra Wijaya/Tony Gunawan (Indonesia/AS), Koo Kien Keat/Tan Boon Heong (Malaysia), Fu Haifeng/Cai Yun (China).
Tunggal putri: Zhou Mi (Hongkong), Tine Rasmussen (Denmark), Wang Chen (Hongkong), Zhu Lin (China), Lu Lan (China), Pi Hongyan (Prancis), Xu Huaiwen (Jerman), Hwang Hye Youn (Korea).
Ganda putri: Wong Pei Tty/Chin Eei Hui (Malaysia), Du Jing/Yu Yang (China), Lilyana Natsir/Vita Marissa (Indonesia), Zhao Yunlei/Cheng Shu (China), Lena Frier Kristiansen/Kamilla Rytter Juhl (Denmark), Ha Jung Eun/Kim Kin Jung (Korea), Maeda Miyuki/Suetsuna Satoko (Jepang), Lee Kyung Won/Lee Hyo Jung (Korea).
Ganda campuran: Nova Widianto/Lilyana Natsir (Indonesia), He Hanbin/Yu Yang (China), Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl (Denmark), Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung (Korea), Anthony Clark/Donna Kellogg (Inggris), Xie Zhongbo/Zhang Yawen (China), Robert Blair/Imogen Bankier (Inggris/Skotlandia), Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam (Thailand).
Selasa, 2 Desember 2008 | 17:29 WIB
Diposting oleh denis di 00.24 0 komentar
Minggu, 30 November 2008
Lin Dan Gagal Juara

HONGKONG
Peraih medali emas Olimpiade Beijing, Lin Dan di luar dugaan dikalahkan rekan senegara, Chen Jin di final turnamen bulu tangkis Hong Kong Terbuka Super Series, Minggu (30/11). Lin Dan yang diunggulkan di tempat kedua, menyerah dalam tiga game 9-21 21-9 dan 17-21.
Pertarungan kedua pemain utama China tersebut berlangusng ketat selama satu jam tiga menit. "Saya tidak terkejut bisa mengalahkan Lin," kata Chen Jin. "Saya pernah mengalahkannya di turnamen All England tahun ini."
Di game pertama, Lin Dan tampil serba salah. Ia tertinggal 1-6, 5-9 sebelum menyerah mudah 9-21. Namun di game kedua ia tampil berbeda. Ia unggul 7-3 dan kemudian menang 21-9. Lin Dan kemudian unggul 3-2 di game ketiga. Namun Chen Jin yang mendapat dukungan dari penonton Hong Kong mampu meraih poin 13-13 dan kemudian menutup game ketiga 21-17.
Di babak semifinal, Lin Dan menyingkirkan tunggal putera Indonesia, Taufik Hidayat. Dalam turnamen Hong Kong Terbuka Super Series ini, para pemain Indonesia mulai peringkat utama dunia, Nova Widianto/Liliyana Natsir dan Markis Kido/Hendra Setiawan berguguran sebelum semifinal.
Minggu, 30 November 2008 | 18:54 WIB
Diposting oleh denis di 07.31 0 komentar
Sabtu, 29 November 2008
Taufik Ditaklukkan Lin Dan, Pupuslah Harapan Indonesia

HONGKONG
Pupuslah harapan Indonesia untuk membawa pulang gelar dari Hongkong Terbuka Super Series. Taufik Hidayat yang menjadi satu-satunya wakil Merah-putih di babak semifinal turnamen itu gagal melangkah ke partai puncak.
Pada laga di Queen Elizabeth Stadium, Sabtu (29/11), Taufik menyerah dua set langsung atas pebulutangkis nomor satu China, Lin Dan. Dalam pertarungan yang menghabiskan waktu 33 menit itu, Taufik kalah 17-21 14-21.
Di final, Minggu (30/11), Lin Dan yang pekan lalu meraih gelar China Terbuka Super Series akan menghadapi rekan setanah airnya, Chen Jin. Unggulan ketiga itu mengalahkan pemain Thailand, Boonsak Ponsana, juga dengan stright set 21-15 21-16.
Bertemu musuh bebuyutannya itu, Taufik mengawalinya dengan hasil yang bagus karena dia langsung unggul 3-0, 4-1 dan terus memimpin hingga skor 13-9. Namun, Lin Dan yang menjadi unggulan kedua mengunci Taufik di angka itu untuk terus mengejar dan memimpin 16-13, sebelum menyudahi set itu.
Pada set kedua, Taufik kembali memimpin, bahkan lebih jauh lagi dibandingkan dengan set pertama. Karena, unggulan ketujuh itu meninggalkan Lin Dan dengan skor 13-7.
Namun, jagoan China yang menyabet medali emas Olimpiade Beijing 2008 bulan Agustus lalu itu kembali menunjukkan kegigihan dan mental juaranya. Dia lagi-lagi mengunci Taufik di angka 13 dan memimpin 16-13. Setelah itu, Lin Dan hanya memberikan Taufik satu poin sebelum perolehan poinnya melejit hingga angka 21.
Sebelumnya, Indonesia menempatkan empat wakil di babak perempat final. Namun, ganda putra nomor satu dunia, Markis Kido/Hendra Setiawan ditaklukkan pasangan Malaysia, kemudian ganda campuran yang juga nomor satu dunia, Nova Widianto/Liliyana Natsir, diempaskan pasangan China, serta ganda putri unggulan keempat, Vita Marissa/Liliyana Natsir, disingkirkan pasangan Korea Selatan.
Sabtu, 29 November 2008 | 21:30 WIB
Diposting oleh denis di 07.58 0 komentar
Jumat, 28 November 2008
Kalahkan Wing Ki, Taufik ke Semifinal

-HONGKONG -
Tunggal putera Indonesia, Taufik Hidayat lolos ke babak semifinal Hong Kong Terbuka Super Series, Jumat (28/11).
Di babak perempatfinal, Taufik yang diunggulkan di tempat ketujuh menyisihkan pemain Hong Kong Wong Wing Ki 21-15 21-19. Peraih medali emas olimpiade Athena 2004 ini tidak mau memberi kesempatan kepada lawannya. Ia merebut dua game dalam 31 menit.
Di babak kedua, Kamis (27/11), Taufik Hidayat mengalahkan pemain China, Lu Yi, Kamis (27/11) Lu Yi 21-16 21-19. Meski menang straight game, Taufik harus memeras keringat dengan memainkan pertandingan selama 43 menit.
Sementara Wing Ki merupakan pemain kualifikasi. Di babak kedua, Kamis (27/11), ia menyisihkan pemain Belanda, Eric Pang 21-11 21-9.
Jumat, 28 November 2008 | 20:28 WIB
Diposting oleh denis di 22.00 0 komentar
Kido/Hendra Tersingkir, Vita/Liliyana pun Kandas

-HONGKONG-
Unggulan pertama ganda putera, Markis Kido/Hendra Setiawan secara tragis disingkirkan unggulan 5 dari Malaysia di babak perempat final Hongkong Terbuka Super Series, Jumat (28/11). Peraih medali emas Olimpiade Beijing ini dikalahkan ganda Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong 11-21 17-21.
Markis/Hendra kalah relatif cepat dalam 21 menit. Di babak sebelumnya, Kamis (27/11), mereka menyingkirkan ganda Malasyia lainnya, Chong Tan Fook/Lee Wan Wah.
Kekalahan juga dialami ganda puteri Vita Marissa/Lilyana Natsir. Diunggulkan di tempat keempat, Vita/Butet tidak mampu mengatasi ganda puteri Korea Selatan, Ha Jung Eun/Kim Min Jung.
Ganda Korea Selatan yang diunggulkan di tempat ketujuh tersebut menang dalam tiga game 21-13 18-21 21-13 dalam waktu 41 menit. Dua wakil Indonesia lainnya, Taufik Hidayat dan ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir baru akan bermain malam ini.
Diposting oleh denis di 21.59 0 komentar
Akhirnya Taufik Bertemu Lin Dan

-HONGKONG-
Tunggal putera Indonesia Taufik Hidayat akhirnya bertemu musuh lamanya, Lin Dan di babak semifinal Hong Kong terbuka Super Series, Sabtu (29/11).
Taufik, unggulan tujuh turnamen ini, lolos ke babak semifinal dengan mengalahkan pemain Hong Kong Wong Wing Ki 21-15 21-19 di babak perempatfinal.
Sementara Lin Dan yang merupakan unggulan kedua, lolos ke babak semifinal dengan mengalahkan pemain Korea Selatan, Park Sung Hwan dalam rubber game 21-16 14-21 21-13.
Pertemuan Lin Dan dengan Sung Hwan yang diunggulkan di tempat kedelapan berlangsung ketat. Di game pertama Lin Dan, peraih medali emas Olimpiade beijing ini unggul 21-16. Namun Sing Hwan mampu merebut game kedua 21-14 sebelum menyerah 13-21 di game ketiga. Keseluruhan pertandingan memakan waktu 1 jam 2 menit.
Perseteruan Taufik Hidayat dan Lin dan merupakan persaingan klasik di dunia bulu tangkis. Pada masa lalu, kedua pemain tersebut kerap saling mengecam, bahkan tentang hal-hal yang bersifat pribadi.
Sementara di babak semifinal lainnya, unggulan ke 3 dari China, Chen Jin akan menghadapi pemain Thailand yang tidak diunggulkan, Boonsak Ponsana.
Jumat, 28 November 2008 | 21:42 WIB
Diposting oleh denis di 21.57 0 komentar
Nova/Butet Pun Tersingkir

HONGKONG,
Ganda campuran utama Indonesia, Nova Widianto/Liliyana Natsir gagal ke semifinal Hong Kong Terbuka setelah dikalahkan Xie Zhongbo/Zhang Yawen.
Nova/Butet yang diunggulkan di tempat pertama turnamen Hong Kong Terbuka Super Series ini tampil buruk. Mereka gagal mengimbangi permainan pasangan China ini. Sebaliknya Xie/Zhang termotivasi mengalahkan ganda utama dunia ini.
Nova/Butet akhirnya menyerah 16-21 19-21 dalam pertandingan yang berlangsung selama 37 menit ini.
Di babak kedua, kamis (27/11), Nova/Butet menang rubber game atas pasangan China lainnya, Xu Chen/Zhao Yunlei. Dengan hasil ini, Indonesia tinggal menyisakan pemain tunggal veteran Taufik Hidayat di babak semifinal.
Sementara ganda putera markis Kido/Hendra Setiawan serta ganda puteri Liliyana natsir/Vita Marissa juga rontok di babak perempatfinal.
jumat, 28 November 2008 | 21:06 WIB
Diposting oleh denis di 21.56 0 komentar
Kamis, 27 November 2008
Andre tak Berkutik, Gagal Bendung Lin Dan

HONGKONG
Tunggal putra Indonesia non-unggulan, Andre Kurniawan Tedjono, tak berkutik saat melawan pemain nomor satu China, Lin Dan, di babak kedua Hongkong Terbuka Super Series, Kamis (27/11). Pada laga di Queen Elizabeth Stadium itu, Andre menyerah dalam pertarungan stright set 12-21 14-21.
Dalam pertarungan yang berlangsung 30 menit itu, Andre belum mampu mengimbangi permainan Lin Dan. Pada set pertama, Andre yang pada babak pertama mengalahkan pemain China, Lu Qicheng, hanya sanggup memberikan perlawanan sampai skor 6-6, karena setelah itu dia ditinggal jauh oleh Lin Dan yang bulan Agustus lalu menyabet medali emas di Olimpiade Beijing.
Pada set kedua, Andre semakin terpuruk. Lin Dan yang kini menempati peringkat dua dunia dan pekan lalu baru saja menjuarai Li Ning China Terbuka Super Series usai mengalahkan pemain nomor satu dunia, Lee Chong Wei (Malaysia), langsung melejit saat pertandingan dimulai.
Lin Dan langsung unggul 2-0, kemudian 5-2, sebelum Andre mengejar dan menyamakannya menjadi 5-5. Tetapi setelah itu, Lin Dan tak terbendung lagi karena poinnya tak terkejar hingga kekasih Xie Xingfang (pemain tunggal putri China, peringkat empat dunia) ini menyudahi set kedua dengan skor 21-14.
Dengan demikian, saat ini Indonesia tinggal berharap pada Taufik Hidayat yang lebih dulu memastikan diri maju ke perempat final. Unggulan ketujuh itu lolos setelah menaklukkan pemain muda China, Lu Yi, dengan stright set 21-16 21-19.
Kamis, 27 November 2008 | 21:26 WIB
Diposting oleh denis di 19.29 0 komentar
Pedrosa Kalahkan Rossi

PARIS,
Pembalap Spanyol, Dani Pedrosa mengatasi juara dunia asal Italia, Valentino Rossi dalam seri uji coba musim dingin di Sirkuit Jerez de la Frontera, Spanyol, Rabu (26/11).
Pedrosa mencatat waktu tercepat 1 menit 39.525 detik. Sementara Rossi mencatat waktu tercepat 1 menit 40.135 detik. Pembalap asal Spanyol lainnya, Jorge Lorenzo mencatat waktu tercepat 1 menit 41.163 detik. Runner-up juara dunia, Casey Stoner dari Australia juga hadir sebagai penonton di Jerez.
Stoner baru saja menjalani operasi pergelangan tangan kirinya di Modena pada 30 Oktober lalu. Stoner akan mulai berlatih fisik kembali dalam dua pekan, seperti dungkap oleh tim Ducati.
Hasil uji coba di Jerez hari pertama:
1. Dani Pedrosa (ESP/Honda) 1:39.525 (41 lap)
2. Valentino Rossi (ITA/Yamaha) 1:40.135 (39)
3. Jorge Lorenzo (ESP/Yamaha) 1:41.163 (51)
4. Colin Edwards (USA/Yamaha) 1:41.390 (49)
5. Alex De Angelis (SMR/Honda) 1:41.468 (53)
6. James Toseland (GBR/Yamaha) 1:41.539 (50)
7. Andrea Dovizioso (ITA/Honda) 1:41.655 (48)
8. Toni Elias (ESP/Honda) 1:41.679 (74)
9. Niccolo Canepa (ITA/Ducati) 1:42.074 (50)
10. Nicky Hayden (USA/Ducati) 1:42.098 (69)
11. Mika Kallio (FIN/Ducati) 1:42.837 (58)
12. Sete Gibernau (ESP/Ducati) 1:42.943 (40)
13. Vitto Guareschi (ITA/Ducati) 1:43.642 (36)
14. Yuki Takahashi (JPN/Honda) 1:44.360 (64)
Kamis, 27 November 2008 | 11:58 WIB
Diposting oleh denis di 05.54 0 komentar
Beckenbauer: Pertahankan Schweinsteiger di Muenchen

BERLIN,
Presiden Bayern Muenchen, Franz Beckenbauer menegaskan, timnya harus menempuh cara apa pun untuk mempertahankan Bastian Schweinsteiger.
Kontrak Schweini di Muenchen bakal habis pada Juni 2009. FC Hollywood sebetulnya ingin mempertahankan gelandang Jerman itu, tapi sejumlah klub-klub besar berani menawarkan harga tinggi untuk memboyongnya.
"Bayern harus mencoba segala macam cara untuk mempertahankannya di Muenchen," kata Beckenbauer kepada stasiun televisi Premiere. "Dia masih cukup muda untuk bermain selama beberapa tahun lagi dan kemudian mulai melirik ke negara lain."
Manager tim, Uli Hoeness sendiri telah melakukan pendekatan terhadap pemain berusia 24 tahun itu dan menunggu keputusan dari Schweini untuk menerimanya atau tidak. Schweini sendiri enggan menjawab masalah ini. Sampai saat ini, sudah tiga tim yang nyata-nyata menunjukkan keinginannya untuk mendapatkannya, yakni Real Madrid, Inter Milan, dan Juventus.
Kamis, 27/11/2008 | 01:51 WIB
Diposting oleh denis di 05.50 0 komentar
Trezegol Kembali, Jadi Target Madrid

TURIN,
David Trezeguet telah kembali dari istirahat panjangnya usai menjalani operasi lutut. Namun, striker Juventus tersebut tampaknya sulit mendapatkan lagi posisinya sebagai pemain nomor satu di skuad Bianconeri karena saat ini "si Nyonya Tua" telah memiliki tandem yang sedang on-fire, Alessandro del Piero dan Amauri.
Karena itu, muncul rumor bahwa Trezeguet akan angkat kaki dari Turin. Striker haus gol dengan sebutan Trezegol tersebut menjadi incaran Real Madrid yang memang sedang mencari pemain depan dengan kualitas yahud.
Sejak awal musim, Trezeguet menghilang dari peredaran sepakbola Serie-A. Pemain yang pernah menyabet gelar Pemain Terbaik dan top skor Serie-A pada tahun 2002 itu mengalami gangguan pada kedua lututnya, sehingga dia memutuskan untuk menjalani operasi pada 23 September lalu.
Usaha tersebut berlangsung lancar dan sukses. Kini, Trezeguet sedang menjalani masa rehabilitasi dan sudah memulai latihan ringan untuk memperbaiki kebugaran serta kekuatan ototnya. Striker asal Perancis tersebut ditengarai akan kembali merumput pada Tahun Baru nanti.
Tetapi, tempat Trezegol di skuad utama Juventus sudah tidak ada lagi seiring performa gemilang yang ditunjukkan Del Piero dan striker yang digaet dari Palermo, Amauri. So, bagaimana nasibnya?
Kabar yang santer beredar di Italia menyebutkan bahwa Trezeguet termasuk target Madrid ketika bursa transfer musim dingin dibuka pada bulan Januari nanti. Karena, Los Blancos sedang mencari striker anyar untuk mengisi posisi Ruud van Nistelrooy yang cedera lutut dan kemungkinan besar absen sampai akhir musim.
Saat ini, Madrid telah mengajukan penawaran kontrak kepada striker Inter Milan, Hernan Crespo. Jika Crespo tak setuju--karena Madrid hanya ingin memilikinya sampai Juni 2009 dengan opsi perpanjangan kontrak selama satu musim lagi--, maka Trezeguet bisa menjadi pilihan berikutnya.
Kamis, 27/11/2008 | 18:13 WIB
Diposting oleh denis di 05.46 0 komentar
Nova/Liliyana Belum Terbendung

HONGKONG,
Ganda campuran Indonesia yang menjadi unggulan pertama, Nova Widianto/Liliyana Natsir, belum terbendung dan melaju ke putaran ketiga Hongkong Terbuka Super Series. Pada laga di Queen Elizabeth Stadium, Kamis (27/11), peringkat satu dunia tersebut perlu waktu 42 menit untuk menang tiga set atas pasangan China, Xu Chen/Zhao Yunlei.
Pada set pertama, Nova/Liliyana tak berdaya karena mereka menyerah dengan skor 13-21. Tapi setelah itu, pasangan yang menyabet medali perak Olimpiade Beijing 2008 tersebut bangkit untuk meraih kemenangan di dua set selanjutnya dengan skor 21-12 21-11 untuk maju ke putaran berikut.
Bagi Liliyana, kesuksesan ini melengkapi hasil positif di hari yang sama karena beberapa saat sebelumnya, dia juga berhasil lolos di nomor ganda putri. Berpasangan dengan Vita Marissa--Vita sudah lebih dulu tersingkir dari nomor ganda campuran--, mereka mengalahkan pasangan Malaysia, Chong Sook Chin/Woon Khe Wei.
Sayang, kesuksesan Nova/Liliyana tak diikuti oleh satu-satunya tunggal putri Indonesia yang berlaga di putaran kedua. Pia Zebadiah Bernadet yang promosi ke babak utama menyusul mundurnya pemain nomor satu Indonesia, Maria Kristin, belum mampu mendobrak kekuatan pemain China, Xie Xingfang.
Pia yang sehari sebelumnya menghentikan langkah pemain Kanada, Anna Rice, dalam pertarungan rubber set 19-21 21-7 24-22, harus mengakui keunggulan Xingfang yang menjadi unggulan keempat. Dalam pertarungan berdurasi 29 menit tersebut, Pia yang merupakan adik kandung dari pemain ganda putra Markis Kido, menyerah dua set langsung, 10-21 13-21.
Dengan demikian, pupuslah harapan Indonesia di nomor tunggal putri karena sudah tak ada lagi wakilnya.
Kamis, 27 November 2008 | 16:46 WIB
Diposting oleh denis di 05.42 0 komentar
Vita/Butet Kalahkan Ganda Malaysia

HONGKONG,
Ganda puteri Indonesia, Vita Marissa/Lilyana Natsir mengalahkan ganda Malaysia Chong Sook Chin/Woon Khe Wei di turnamen Hong Kong Super Series, Kamis (27/11).
Vita dan Butet --panggilan Lilyana-- yang diunggulkan di tempat keempat mengalahkan ganda Malaysia tersebut dalam tiga game 21-15 16-21 dan 21-13.
Pasangan Malaysia tersebut memberi perlawanan ketat sehingga pertandingan harus berlangsung selama 39 menit. Dengan hasil ini, Vita/Butet maju ke perempat final dan akan menghadapi ganda Korea Selatan, Ha Jung Eun/Kim Min Jung.
Dalam pertandingan Kamis, pasangan Ha Jung Eun dan Kim Min Jung menyisihkan Imogen Bankier (SKotlandia)/Sarah Bok (Inggris) 21-14 21-17.
Hari Kamis (27/11) ini para pemain Indonesia yang bertanding antara lain Nova Widianto/Liliyana Natsir, Pia Zebadiah Bernadet, Markis Kido/Hendra Setiawan dan Taufik Hidayat. Sementara pemain muda Andre Kurniawan Tedjono harus menghadapi unggulan kedua, Lin Dan
Kamis, 27 November 2008 | 12:28 WIB
Diposting oleh denis di 05.40 0 komentar
Taufik ke Perempatfinal

HONGKONG,
Tunggal putera Indonesia, Taufik Hidayat mengalahkan pemain China, Lu Yi, Kamis (27/11) untuk maju ke babak perempatfinal turnamen Hongkong Terbuka Super Series.
Taufik yang diunggulkan di tempat ke 7 mengalahkan pemain China, Lu Yi 21-16 21-19. Meski menang straight game, Taufik harus memeras keringat dengan memainkan pertandingan selama 43 menit.
Di babak perempatfinal, Taufik akan menghadapi pemain asal Hong Kong, Wong Wing Ki. Pemian Hong Kong ini merupakan pemian kualifikasi. Di babak kedua, Kamis (27/11), ia menyisihkan pemain Belanda, Eric Pang 21-11 21-9.
Sebelumnya, Taufik menyisihkan pemain Malaysia, Chong Wei Feng, 21-9 21-15. Sedangkan Lu Yi menumbangkan seniornya, mantan pemain nasional China, Chen Hong 21-19 21-12.
Kamis, 27 November 2008 | 19:13 WIB
Diposting oleh denis di 05.35 0 komentar
Markis/Hendra Masih Terlalu Perkasa

HONGKONG, Markis Kido/Hendra Setiawan masih terlalu perkasa bagi ganda putera Malaysia, Choong Tan Fook/Lee Wan Wah. Pada laga babak kedua Hongkong Terbuka Super Series di Queen Elizabeth Stadium, Kamis (27/11), ganda putera nomor satu Indonesia tersebut hanya perlu waktu 23 menit untuk menang dan maju ke putaran ketiga.
Tak seperti pada putaran pertama di mana harus bekerja ekstra keras, juga untuk menyingkirkan pasangan Malaysia, Hong Chieng Hun/Ng Kean Kok, dengan 18-21 21-17 21-18, Markis/Hendra tak menemui kesulitan berarti pada pertandingan ini. Peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 tersebut langsung melejit dan memenangkan duel dengan stright set 21-15 21-17.
Pada set pertama, Markis/Hendra langsung unggul 4-0. Namun, ganda Malaysia itu bisa mengejar, bahkan berbalik unggul 5-4 dan memimpin sampai kedudukan 6-5. Akan tetapi, Markis/Hendra yang sudah kenyang pengalaman dan selalu tampil agresif, bisa menguasai keadaan dan mengunci lawannya di angka itu untuk unggul 10-6, sebelum menyudahinya dengan skor 21-15.
Pertarungan di set kedua berlangsung lebih ketat dan seru. Markis/Kido tak leluasa seperti set sebelumnya, karena Tan Fook/Wan Wah selalu menempel ketat dalam pengumpulan poin.
Pasangan nomor satu Indonesia yang juga menempati peringkat pertama daftar ranking dunia itu sempat tertinggal 4-6 hingga kedudukan 7-8. Namun, lagi-lagi pengalaman dan keperkasaan juara Paris Terbuka itu membuat mereka bisa mengontrol pertandingan dan berbalik unggul untuk meninggalkan lawannya tersebut hingga akhirnya menang 21-17.
Kamis, 27 November 2008 | 17:05 WIB
Diposting oleh denis di 05.33 0 komentar
Rabu, 12 November 2008
Pebulutangkis Simon Santoso Kandaskan Aswan Wawan

Jakarta: Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bulutangkis digelar di Stadion Tenis Indoor, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (11/11). Ajang ini diikuti sekitar 12 klub Tanah Air yang dibagi dalam kategori taruna dan dewasa.
Di babak penyisihan hari pertama, Simon Santoso yang memperkuat tim Tangkas mengandaskan lawannya, Aswan Wawan asal klub Avanti Makassar. Pebulutangkis nomor tiga Indonesia ini menang dua set langsung 21-7 21-7.
Sementara juara Olimpiade Athena 2004, Taufik Hidayat, harus berjuang keras mengatasi pebulutangkis klub Ganesa Tangerang, Ardiansyah. Taufik dipaksa bermain tiga set 15-21, 21-8, 23-21. Adapun Kejurnas ini akan berlangsung hingga 15 November mendatang.
Diposting oleh denis di 04.49 0 komentar
Andra Akan Mengikuti Final Rotax Max

denis_sport, Jakarta: Pembalap wanita asal Indonesia, Alexandra Asmasubrata, bertandang ke rumah Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (11/11). Andra, demikian pembalap ini kerap disapa, diterima oleh Mufidah Kalla, istri Wapres Jusuf Kalla. Kedatangan Andra terkait keberangkatannya mengikuti kejuaraan dunia Grand Prix Final Rotax Max Challenge di Italia, akhir November mendatang.
Di Italia, Andra diharapkan bisa menjadi duta Indonesia untuk mempromosikan Visit Indonesia Year 2008. Apalagi, ia akan bertemu sekaligus bersaing dengan 79 pembalap dari 59 negara berbeda. Ia akan turun di kelas senior Rotax Max. Sebagai persiapan, Andra rutin berlatih di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Dalam pertandingan itu, Andra tercatat sebagai satu-satunya peserta wanita. Karena itu Andra memohon restu dari seluruh pencinta otomotif Tanah Air. Bagi Andra, dukungan itu menguatkan motivasi untuk mengikuti pertandingan bergengsi tersebut
Diposting oleh denis di 04.47 0 komentar
Indonesia Ikut Kejuaraan Tinju Wanita
JAKARTA
PB Pertina akan mengirimkan para petinju wanita yang akan berlaga di Kejuaraan Dunia Tinju Wanita I. Turnamen tersebut akan digelar di Ningbo, China, pada 19-25 November 2008 mendatang.
"Kami akan mengirimkan tiga atau empat orang petinju dari tujuh orang yang tengah mengikuti Pelatnas," ujar Kepala Bidang Teknik PB Pertina, Ferry Moniaga, Rabu (12/11).
Para atlet dan ofisial Indonesia rencananya akan berangkat ke China pada 19 November mendatang.
Tujuh petinju wanita di Pelatnas tersebut adalah Murni (DKI) di kelas 46 kg, Shelly Wanimbo (Sulses/48kg), Indri Sambaimana (Sulut/50kg), Veronica Nicolas (DKI/50 kg), Yunike Busira (Papua/57kg), Welmi Paryama (Maluku/54kg) dan Suryati Mabiang (Sulut/54kg).
Ferry yang juga bertindak sebagai pelatih mengatakan, jumlah petinju yang akan dikirimkan tergantung pada kondisi dana yang tersedia pada kejuaraan yang baru pertama kali digelar dan dituanrumahi oleh Federasi Tinju Amatir China tersebut.
Khusus untuk Yunike Busira, pihaknya belum menentukan apakah petinju itu akan tampil di kelas 57 kilogram. Karena, itu bukan merupakan kelasnya.
"Dia sebenarnya di kelas 52 kilogram, tapi dia mengalami kelebihan berat badan," ungkap Ferry yang juga mantan petinju nasional.
Selama Pelatnas yang telah dilakukan sejak dua pekan lalu, para petinju hanya melakukan sparring partner dengan sesama petinju di Pelatnas.
"Peluang belum bisa diprediksi, sebab kita belum tahu kekuatan lawan. Yang pasti kami akan tampil semaksimal mungkin, apalagi mereka merupakan para juara nasional," ujarnya.
Dari tujuh petinju tersebut, tiga diantaranya adalah atlet yang termasuk dalam Program Atlet Andalan (PAL) Kantor Mennegpora. Mereka adalah Indri Sambaimana, Yunike Busira dan Welmi Paryama.
Satu lainnya anggota PAL dari Pertina dalah petinju putra, Yulio Bria asal Bali. "Mereka telah lulus test kesehatan fisik," ujar Ferry.
Diposting oleh denis di 02.56 0 komentar
Bryant Ciamik, Lakers Catat Kemenangan Keenam
DALLAS, RABU - Los Angeles Lakers mempertahankan rekor kemenangan pada musim ini. Pada lanjutan kompetisi bola basket NBA, Rabu (12/11), Lakers taklukkan Dallas Mavericks dengan skor 106-99, untuk mencatat kemenangan keenamnya.
Kobe Bryant yang tampil ciamik jadi bintang Lakers. Dia menyumbang poin tertinggi dalam laga tersebut, dengan torehan 27 angka, empat rebound dan satu assist. Paul Gasol juga memberikan kontribusi besar dengan perolehan 22 poin, 11 rebound, 2 assist.
Dengan hasil ini, Lakers membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengulangi prestasi terbaik mereka saat mengawali kompetisi musim 2001/02, di mana meraih tujuh kemenangan beruntun. Untuk membuat rekor 7-0, Lakers harus bisa menaklukkan Hornets saat tampil di New Orleans pada Kamis (13/11) pagi WIB.
Trevor Ariza mengawali permainan agresif Lakers saat lawan Mavericks. Dia melakukan offensive rebound yang membangkitkan semangat rekan-rekannya untuk terus memberikan tekanan kepada lawan mereka.
Usai pemain yang total menyumbang 13 poin itu mengoyak basket Mavericks, Bryant pun menunjukkan aksi menawannya karena setelah membuat rebound-dunk, dia mencetak tujuh poin berturut-turut.
Sementara itu, Mavericks yang datang tanpa top skor terbaik keduanya serta jagoan rebound yang hebat dalam bertahan, Josh Howard, sempat memberikan perlawanan sengit. Bahkan pada kuarter pertama, Mavericks yang mengandalkan dua bintangnya, Dirk Nowitzki dan Jason Kidd, mencetak 35 poin untuk unggul.
Namun pada paruh kedua, Mavericks tak berdaya. Pada kuarter ketiga dan keempat mereka hanya mampu mencetak total 39 poin, sehingga tak kuasa menahan laju Lakers yang menyudahi laga itu dengan kemenangan 106-99.
Dalam laga itu, Kidd yang meraih triple-double ke-101 sepanjang kariernya, menyumbang 16 poin, 11 rebound dan 10 assist, dan Erick Dampier juga membuat rekor dengan 12 offensive rebounds. Sedangkan Nowitzki gagal menampilkan permainan terbaiknya, karena dia cuma bisa menyumbang 14 poin.
Diposting oleh denis di 02.52 0 komentar
McLaren Lakukan Ekspansi
NEW DELHI- Setelah mengantar Lewis Hamilton menjadi juara dunia F1 paling muda, tim McLaren-Mercedes melakukan ekspansi. Mereka tampil sebagai partner teknik tim Force India untuk jangka lima tahun.
Kerja sama teknik Force India dengan McLaren diumumkan di New Delhi, India, Senin (10/11). Dengan kontrak itu, Force India bakal mendapat pasokan mesin Mercedes, plus sistem hidrolik dan gearbox, serta sistem pemulihan energi kinetik (KERS). Sebelum ini, Force India mendapat pasokan mesin dari Ferrari.
Bagi McLaren, ini bukan kerja sama biasa yang hanya berorientasi pada keuntungan komersial jangka pendek. Kerja sama dengan Force India bisa membuat tim McLaren semakin kuat.
Sebagai partner teknik, McLaren bisa mengakses data teknik hasil uji coba yang dilakukan Force India. McLaren sama saja memiliki dua tim, empat mobil, dan jarak tempuh uji coba dua kali lebih jauh ketimbang sebelum menjadi pemasok Force India. Data berlimpah semacam ini sangat berguna dalam evaluasi dan pengembangan teknik.
Sebaliknya, bagi Force India, kerja sama dengan McLaren jelas sangat menguntungkan. Force India yang dimiliki orang kaya raya asal India, Vijay Mallya, tak perlu bersusah payah membangun infrastruktur. Mallya cukup mengeluarkan uang dan keunggulan teknik pun didapatnya.
Bukti bahwa kerja sama McLaren dan Force India bukan kerja sama yang biasa-biasa terlihat dari masuknya mantan Direktur Operasi Balap McLaren, Simon Roberts, ke jajaran petinggi Force India. Roberts kini menjabat sebagai CEO Force India.
CEO tim McLaren, Martin Whitmarsh, menyatakan, kerja sama dengan Force India tidak akan mengganggu konsentrasi McLaren berburu gelar juara dunia pada masa-masa mendatang.
Ia menegaskan, kalau tidak memberi keuntungan dalam sisi komersial dan pengembangan tim, kerja sama dengan Force India tidak bakal diwujudkan.
Diposting oleh denis di 02.50 0 komentar
20-21 November, Rossi Tes Mobil Ferrari di Mugello
Ferrari memberikan kepastian tentang tempat dan waktu bagi Valentino Rossi untuk melakukan tes mobil balap milik mereka. Tim "kuda jingkrak" itu akan memberikan kesempatan kepada The Doctor mengendarai mobil mereka pada 20-21 November di Mugello.
Ini merupakan aksi pertama Rossi di atas mobil Ferrari F1 sejak dia melakukannya pada bulan Februari 2006 di Valencia. Namun kali ini, tes yang dilakukan murni bersifat fun, karena Ferrari ingin menyenangkan Rossi yang baru saja memastikan diri sebagai juara dunia MotoGP 2008.
Pasalnya beberapa waktu yang lalu, kubu Ferrari berjanji untuk melakukannya. Karena merasa Rossi adalah teman mereka, maka Scuderia mau menyenangkan hati "sahabat"nya tersebut sebagai kado atas kesuksesannya merengkuh gelar keenamnya sepanjang karier di MotoGP.
Tes di Valencia merupakan kesempatan keempat Rossi berada di belakang kemudi mobil Ferrari Formula One, namun yang pertama dengan tim-tim lain serta pembalap-pembalap lain. Sebelumnya, dia selalu melakukan sendirian ketika melakukan ujicoba di Fiorano dan Mugello.
Waktu itu, Rossi mencatat waktu terbaik ke-12, terpaut 1,5 detik dari pembalap tercepat--sekaligus juara dunia F1--, yakni Fernando Alonso dari tim Renault. Best lap yang diukir The Doctor hanya berselisih 0,71 detik dari jagoan Ferrari, Michael Schumacher.
Hanya saja, sulit untuk melakukan perbandingan saat tes di Valencia itu. Karena, kebanyakan pembalap menggunakan mesin baru untuk 2006, 2.4 litre V8 engines, sedangkan Rossi diberikan 3 litre V10 engine. Sasis yang dipakai pembalap Yamaha MotoGP itu juga merupakan disain yang lebih tua.
Satu-satunya pembalap benaran yang menggunakan V10 engine adalah tes driver McLaren, Pedro de la Rosa. Ternyata, Rossi lebih kencang dari pembalap berpengalaman asal Spanyol itu dengan selisih 0,09 detik, meskipun dia sempat beberapa kali tergelincir.
Ketika ada rencana untuk melakukan tes pada bulan November ini, muncullah spekulasi bahwa Rossi akan banting setir dari balapan roda dua ke roda empat. Namun pembalap yang sudah identik dengan nomor 46 tersebut membantahnya, karena dia tetap pada komitmennya untuk tampil di MotoGP.
Memang, Rossi masih terikat kontrak dengan Yamaha sampai musim 2009. Setelah itu, Rossi memang bebas menentukan pilihan, namun dia tak mau beralih ke F1 karena menurutnya, usia 31 tahun--saat bebas kontrak pada tahun 2010--sudah terlalu tua untuk bersaing di balapan jet darat tersebut.
Diposting oleh denis di 02.46 0 komentar
Markis/Hendra Juara di Paris
Senin, 3 November 2008 | 00:52 WIB
PARIS, MINGGU - Ganda putera Markis Kido/Hendra Setiawan menyelamatkan wajah
Markis/Hendra yang diunggulkan di tempat pertama, di final mengalahkan ganda asal
Di game pertama, Markis/Hendra menang 21-15. Di game kedua, mereka juga sudah menguasai lawan mereka. Pasangan utama
Markis/Hendra lolos ke final setelah mengalahkan unggulan 3 dari
Bagi Markis Kido/Hendra Setiawan, keberhasilan ini semakin mengukuhkan supremasi mereka di peringkat puncak dunia. Pekan lalu, mereka juga meraih gelar juara di Denmark Terbuka Super Series. Di final mereka mengalahkan ganda
Hasil lengkap Perancis Terbuka Super Series:
He Hanbin [2] [CHN]/Yu Yang (F) [CHN]-[ENG] Anthony Clark [4] [ENG]/Donna Kellogg 21-13 21-19
Wang Lin [CHN]-[CHN] Xie Xingfang [2] 21-18 13-21 21-11
Peter Hoeg Gade [8] [DEN]-[INA] Taufik Hidayat [7] 16-21 21-17 21-7
Du Jing [1] [CHN]/Yu Yang (F) [CHN]-[MAS] Chin Eei Hui [4]/[MAS] Wong Pei Tty 20-22 21-19 21-11
Markis Kido [1] [INA]/Hendra Setiawan [INA]-[CHN] Cai Yun [6]/[CHN] Xu Chen 21-15 21-12
Diposting oleh denis di 02.42 0 komentar
Berusaha, Taufik Gagal di Final
Minggu, 2 November 2008 | 22:36 WIB
PARIS, MINGGU - Pemain veteran
Taufik yang awal bulan lalu menjuarai Macau Grand Prix Gold menyerah tiga game 21-16 17-21 7-21 dalam pertandingan di Stadium Baron Pierre de Coubertin, Paris.
Juara olimpiade Athena 2004 ini tampak sekali berambisi merebut gelar juara dan membuktikan dirinya belum habis. Di game pertama ia bermain ngotot. Meski sempat tertinggal 2-5 hingga 7-10, namun ia mampu membalik keadaan dan unggul 19-16 sebelum menang 21-16 dalam waktu 18 menit.
Di game kedua, kedua pemain yang sudah bersaing sejak yunior ini, tetap bersaing ketat. Gade sempat memimpin saat 6-9 dan 12-15. Namun Taufik mampu mengejar menjadi 15-15 dan 17-17. Sayangnya, Taufik kemudian terkunci di poin 17 dan kalah 17-21 dalam 26 menit.
Game ketiga merupakan anti-klimaks buat Taufik. Setelah keadaan 2-2, Taufik dengan cepat tertinggal 4-13 dan 4-15. Taufik menambah satu poin menjadi 5-15. Taufik masih menambah lagi dua poin menjadi 7 dan kemudian menyerah 7-21 dalam 15 menit. sehingga pertandingan kedua pemain ini berlangsung dalam 59 menit.
Taufik lolos ke babak final dengan menyingkirkan unggulan pertama Lee Chong Wei, Sabtu (1/11). Taufik yang diunggulkan di tempat ketujuh mengalahkan pemain
Sementara Peter Hoeg gade maju ke final dengan menyingkirkan rekan senegaranya, Kenneth Jonassen di babak semifinal 21-12 19-21 21-17. Gade yang merupakan unggulan delapan sebelumnya menyingkirkan unggulan 3, Chen Jin, Nguyen Tien Minh dari
Diposting oleh denis di 02.39 0 komentar







