Jumat, 05 Desember 2008

Sony dan Markis Janji Tampil Maksimal


*JAKARTA*

Tunggal putra nomor satu Indonesia, Sony Dwi Kuncoro, dan ganda putra nomor satu dunia, Markis Kido, menyatakan optimismenya untuk meraih hasil maksimal. Meskipun sempat terganggu cedera kaki, mereka mengaku bisa tampil sebaik mungkin di Final Super Series yang akan digelar di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia, 18-21 Desember.

"Sudah lama sembuh, latihan juga sudah normal kembali," ujar Sony, Selasa (2/12).

Sony yang menjuarai Indonesia, Jepang dan China Masters Super Series, terakhir kali tampil di turnamen Perancis Super Series. Waktu itu cedera hamstring kanannya kambuh, yang membuat dia tersingkir di putaran kedua.

Agar kondisinya bisa pulih 100 persen, Sony memilih untuk absen di berbagai turnamen. Tak heran jika namanya tenggelam menjelang akhir tahun ini.

Sony tidak memperkuat klubnya, Suryanaga Gudang Garam, dalam kejurnas beregu pada pertengahan bulan ini. Kemudian, dia melewatkan turnamen China dan Hongkong Super Series.

"Sekarang sedang fokus latihan untuk menjaga kestabilan fisik dan teknik untuk persiapan Finas Super Series," kata Sony yang rutin berlatih di pelatnas Cipayung, meski seluruh pemain sudah dikembalikan ke Pengda masing-masing.

Tentang lawan terberat yang akan dihadapi, pemain peringkat empat dunia tersebut mengaku tidak memikirkannya. Dia lebih fokus pada persiapannya sendiri.

"Yang penting saya bermain tetap konsisten melawan siapa saja. Semuanya dipersiapkan di dalam latihan, antara fisik dan teknis harus seimbang," katanya.

Usai bermain di Kinabalu, Sony akan terbang ke Denmark untuk ambil bagian dalam kejuaraan invitasi Copenhagen Masters pada 27-29 Desember.

Hal senada diungkapkan Kido yang sedang dalam pemulihan cedera lutut kirinya yang kambuh saat bermain di Hongkong Super Series pekan lalu. "Setiap hari terapi pijit," kata Kido yang akan mulai berlatih kembali, Rabu (3/12).

Bersama pasangannya, Hendra Setiawan, Kido berharap dapat kembali ke jalur kemenangan. Pasangan nomor satu dunia ini baru memenangi tiga gelar beruntun, sebelum tersingkir di Hongkong.

Kido yang bersama Hendra sudah memenangi lima gelar tahun ini termasuk juara Olimpiade Beijing, cedera saat bermain di Indonesia Super Series Juni lalu. Cedera itu kambuh lagi saat bertanding di perempat final Hongkong, Jumat (28/11), lalu yang membuat mereka kalah dari ganda Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong.

Selain Sony dan Kido/Hendra, pebulutangkis Indonesia yang lolos ke turnamen yang menyediakan total hadiah 500 ribu dolar AS (sekitar Rp 6,108 miliar) itu adalah Taufik Hidayat, ganda putri Vita Marissa/Liliyana Natsir, dan ganda campuran peringkat satu dunia, Nova Widianto/Liliyana Natsir.

Selasa, 2 Desember 2008 | 17:54 WIB

0 komentar:


Free Blogger Templates by Isnaini Dot Com. Supported by Mercedes Sports Car. Powered by Blogger