LONDON, 31-12-2008
Striker Chelsea, Didier Drogba, musim ini dia sempat mengalami situasi yang buruk. Dia mengaku kehilangan hasrat dan gairah bermain sepak bola di awal musim ini.
"Untuk beberapa minggu di musim panas lalu, kepalaku tak pernah memikirkan sepak bola. Aku benar-benar kehilangan semua hasrat. Aku merasa tak ingin lagi mendengar pembicaraan tentang target atau ambisi," aku pemain asal Pantai Gading tersebut, dalam wawancara dengan majalah France Football yang diterbitkan Selasa (30/12).
"Aku bahkan tak memiliki adrenalin dan tak bisa menikmati permainan. Aku merasa telah kehilangan banyak hal. Ini pertama kali dalam karierku, aku telah kehilangan gairah sepak bola. Aku seolah sudah hilang," tambahnya.
Drogba yang bergabung dengan Chelsea dari Marseille pada 2004 mengatakan, semua itu terjadi karena dia tergoncang atas kematian neneknya pada Juni 2008.
"Aku merasa seolah semua kenangan masa kecilku telah melayang jauh. Aku tiba-tiba merasa begitu cepat tua secara brutal," kata pemain berumur 30 tahun ini.
"Untuk waktu yang cukup lama, aku sangat serius terhadap sepak bola. Setelah cedera, aku tak merasa harus terburu-buru untuk sembuh dan tak merasa termotivasi," lanjutnya.
Karena cedera, Drogba absen di beberapa pertandingan awal musim ini. Setelah tampil kembali, dia mendapat hukuman tak boleh tampil dalam 3 pertandingan karena melempar koin ke suporter yang telah mengejeknya. Drogba mengatakan, "Masa absen memberi dampak yang baik kepadaku, termasuk saat terkena hukuman. Sekarang aku merasa kuat dan bersemangat lagi."
Dia juga bisa memaklumi, kenapa pelatih Luiz Felipe Scolari sering mencadangkan dirinya dan lebih suka memainkan Nicolas Anelka. Sebab, dia memang saat itu dalam kondisi yang tak terlalu prima secara fisik maupun psikis.
"Untuk sementara, aku hanya bisa diam. Ini bukan saja karena aku sudah di Chelsea 4 tahun sehingga punya hak untuk dimainkan sebagai starter. Selain itu, saat ini Chelsea sedang memiliki striker yang sedang bagus dan aku hanya bisa menunggu giliran dimainkan," jelasnya.
Yang dia maksud striker itu adalah Anelka. Striker asal Prancis itu memang tampil tajam saat ini dan sementara menjadi top skorer Premier League.
Ternyata, Scolari akhirnya memanfaatkan Anelka dan Drogba untuk diduetkan. Sehingga, Drogba pun bisa kembali mendapat tempat utama.
"Aku selalu menyatakan senang dengan kehadiran Anelka di Chelsea. Tapi, aku sering tak bisa memahami kenapa manajer sering takut memainkan dua striker. Anelka dan aku sangat berharap diduetkan. Benar-benar sebagai striker ganda, tidak salah satu harus lebih bermain ke samping," katanya.
Selasa, 30 Desember 2008
Drogba: Aku Kehilangan Gairah Bermain
Diposting oleh denis di 23.41
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar