Kamis, 02 April 2009

Bryan Robson Puji Pemain Indonesia

Kamis, 2 April 2009

JAKARTA, Mantan pemain Manchester United, Bryan Robson, sempat memuji para pemain sepak bola di Indonesia sebagai pemain yang memiliki keterampilan dan teknik cukup baik.

"Saya melihat pemain Indonesia memiliki keterampilan dan teknik yang cukup tinggi," kata Robson yang hadir di Jakarta, Selasa (31/3), bertindak selaku Global Ambassador Manchester United.



Namun, Robson yang lahir 11 Januari 1957 ini tak banyak tahu soal kiprah tim nasional Indonesia ketika menjadi tuan rumah Piala Asia pada 2007 lampau. Ia menyesal belum pernah melihat Timnas Indonesia mampu lolos ke semifinal atau berada di empat besar Asia.

"Saya pernah melihat tim Indonesia ketika bertanding di Piala Asia. Tapi saya belum pernah melihat tim ini mencapai semifinal," kata pemain yang berposisi di tengah lapangan ini. Robson sendiri dikenal dengan sebutan "Robbo" atau "Captain Marvel".

Hal itu dikatakan Robson ketika ditanya seberapa jauh ia mengetahui tentang Timnas Indonesia yang akan menjadi lawan tanding klub raksasa Inggris itu dalam pertandingan persahabatan di Indonesia pada Juli mendatang.

Robson yang hadir di Jakarta didampingi Direktur Marketing dan Direktur Komunikasi MU, Richard Arnold dan Phill Thompson, bersama pihak sponsor diwakili Presdir Hutchison CP Communication Manjot Mann dan Chief Commercial Officer Suresh Reddy. Pihak MU sendiri memastikan akan tampil dengan tim utama melawan timnas sepak bola Indonesia.

Bryan Robson adalah mantan pemain Manchester United pada 1981-1994. Tercatat total ia bermain bagi klub "Setan Merah" itu sebanyak 345 kali dalam kariernya serta mencetak 74 gol. Ia sempat bersama MU menjuarai FA Cup selama tiga musim (1983, 1985, dan 1990). Bryan Robson juga memecahkan rekor transfer sebesar 1,5 juta pounds saat ditransfer dari West Bromwich Albion tahun 1981.

Toyota Terima Hukuman Trulli

Kamis, 2 April 2009

KUALA LUMPUR, Tim Toyota memutuskan tidak akan mengajukan banding atas penalti 25 detik yang diberikan kepada pebalapnya, Jarno Trulli saat GP Australia, pekan lalu.

Trulli dikenakan penalti 25 detik karena dianggap melakukna pelanggaran dengan melampaui Lewis Hamilton saat masuknya safety-car ke sirkuit Albert Park, Melbourne. Hukuman ini menyebabkan pebalap Mclaren, Lewis Hamilton naik ke urutan tiga.



Dalam pernyataan tertulis, Rabu (1/4), pihak Toyota menyebut tidak akan mengajukan banding terhadap penalti yang telah dijatuhkan. "Berdasar pada aturan banding dan semangat olahraga, Toyota Motorsport memutuskan tidak mengajukan banding," demikian penyataan tim.

Akibat penalti tersebut, posisi Trulli merosot dari tiga ke 12. Hasil ini juga membuatnya kehilangan 6 poin yang diperolehnya saat finish di urutan tiga. Sementara Hamilton mendapat tambahan satu poin dari 5 poin karena finish di urutan empat.

Lomba berikutnya akan berlangsung di sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (5/4).

Taufik Harus Dipanggil Masuk Tim Piala Sudirman!

Kamis, 2 April 2009

Kekuatan Indonesia di pentas bulu tangkis dunia sudah kalah dibandingkan dengan beberapa negara lain seperti China, Malaysia, Korea Selatan dan Denmark. Pasalnya, negara-negara tersebut memiliki kekuatan yang merata di semua sektor, baik putra maupun putri.

Dengan kenyataan tersebut, peluang Indonesia untuk menjuarai Piala Sudirman cukup kecil. Karena, turnamen bulu tangkis beregu campuran yang akan berlangsung di Guangzhou, China, pada bulan Mei itu memerlukan kekuatan yang merata di semua sektor.



Nah, agar kekuatan Indonesia tak semakin terpuruk, Heryanto Arbi berharap Taufik Hidayat bisa dipanggil meskipun dia tak lagi berada di Pelatnas Cipayung. Menurut mantan peraih gelar juara tunggal putra All England dua kali itu, tenaga Taufik masih sangat dibutuhkan untuk mereduksi kelemahan yang ada.

"Memang peluang kita berat karena negara lain terutama China, Malaysia, Denmark, Korea Selatan, dan lain-lain memiliki kekuatan di semua sektor baik putra atau putri. Tetapi kalau ada Taufik tentunya akan lebih baik," ungkap Heryanto, Kamis (2/4).

Menurut Heryanto yang tiga kali memperkuat Indonesia pada perebutan Piala Sudirman, terlepas hasil yang dicapai pada berbagai turnamen sejak Januari hingga Maret 2009, Taufik masih diperlukan oleh Indonesia karena pengalaman dan kemampuannya.

Taufik baru saja meraih gelar juara bulu tangkis India Open setelah mengalahkan pebulu tangkis Malaysia, Roslin Hashim pada partai final. Gelar ini yang pertama kali sejak Taufik mengundurkan diri dari pelatnas Cipayung Januari 2009.

Tentang peluang Indonesia untuk mendapatkan angka kemenangan pada Piala Sudirman nanti, Heryanto mengatakan bahwa nomor andalan Indonesia adalah tunggal putra, ganda putra, dan ganda campuran.

"Lawan siapa saja, entah itu China, Denmark, Malaysia, Korea Selatan, dan lain sebagainya tampaknya kita harus merebut kemenangan dari ketiga nomor tersebut karena memang itu andalan kita," katanya.

Artinya, dengan kehadiran Taufik maka nomor tunggal putra Indonesia punya peluang untuk mendapatkan angka. Tetapi, tidak menutup kemungkinan Sony Dwi Kuncoro menjadi pilihan utama di nomor tunggal putra.

Sedangkan untuk ganda putra, Markis Kido/Hendra Setiawan masih menjadi andalan, kemudian ganda campuran pasangan Nova Widianto/Lilyana Natsir berada di barisan terdepan.

Kalau kelompok putri, kata mantan pebulu tangkis PB Djarum Kudus, sangat berat karena kelasnya masih kalah dengan pebulu tangkis China, Korea, Denmark, atau yang lainnya.


Free Blogger Templates by Isnaini Dot Com. Supported by Mercedes Sports Car. Powered by Blogger