JAKARTA, 17 Januari 2009 
Balapan A1GP di Sirkuit Jalan Raya Lippo Karawaci yang rencananya berlangsung pada 6-8 Februari 2009 batal karena tidak mendapat izin dari Federasi Automobil Internasional.
Badan olahraga bermotor dunia itu tidak yakin pembangunan sarana fisik sirkuit bisa selesai tepat waktu. Akan tetapi, keputusan FIA itu tidak menghalangi PT Lippo Karawaci Tbk untuk tetap melanjutkan pembangunan non-stop 24 jam. Mereka tetap berkomitmen merampungkan sirkuit dan segenap sarana penunjang lainnya pada satu minggu menjelang jadwal lomba yang direncanakan sebelumnya.
Ketua Bidang Olahraga Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI) Irawan Sucahyono, Sabtu (17/1), menegaskan, sirkuit jalan raya tetap akan diresmikan pada 8 Februari yang jatuh pada hari Minggu.
"Bertepatan dengan peresmian, digelar pula seri pertama Kejurnas balap mobil GT Car," kata Irawan dalam jumpa pers di Kantor Pemasaran Kemang Village, Jakarta.
Federasi Automobil Internasional (FIA) tidak mengeluarkan izin atau license berdasarkan inspeksi mereka pada Jumat (16/1). Keputusan ini tentu saja mengecewakan pihak Lippo Karawaci, IMI, dan penggemar olahraga otomotif.
Akan tetapi, menurut Gordon Benton, wakil dari Lippo Karawaci, keputusan FIA tetap diterima dengan lapang dada. Balapan A1GP di Sirkuit Jalan Raya Lippo Karawaci baru akan digelar musim depan, musim 2009/2010, tepatnya pada bulan November 2009.
Lippo Karawaci telah mengikat kontrak lima tahun dengan A1GP Internasional. Pembatalan balapan pada bulan depan sama sekali tidak mengganggu kontrak itu.
Awalnya ragu
Menurut Irawan, dia takjub dengan perkembangan pembangunan sirkuit jalan raya. "Pada awalnya, kami ragu. Kami lantas melakukan pengawasan setiap hari terhadap jalannya pembangunan. Pihak Lippo ternyata sanggup merampungkan pembangunan dalam tempo singkat seperti dijanjikan Pak Gordon," kata Irawan.
Ia mengungkapkan, dirinya yakin sirkuit jalan raya beserta sarana lainnya bisa selesai pada waktu yang telah ditentukan. "Sayangnya, FIA memiliki pandangan lain. Kita harus menerima pandangan mereka," ujar Irawan.
Benton menjelaskan, gedung garasi pit, jalur pit, dan sarana lainnya sudah siap. Bagian yang belum rampung adalah pengaspalan trek. Pengaspalan belum selesai karena hujan turun setiap hari. "Saat dipasang, aspal, terutama bagian atas, tidak boleh kena air selama lebih kurang satu hari," kata Benton.
Lippo Karawaci baru memulai pembangunan sirkuit jalan raya pada November 2008. Mereka berinvestasi 15 juta dollar AS untuk menyiapkan sirkuit jalan raya dan berbagai sarana penunjang lainnya agar bisa selesai dalam waktu singkat.
Sabtu, 17 Januari 2009
Sirkuit Lippo Karawaci Tetap Diresmikan 8 Februari
Diposting oleh denis di 03.56
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar