
HONGKONG
Peraih medali emas Olimpiade Beijing, Lin Dan di luar dugaan dikalahkan rekan senegara, Chen Jin di final turnamen bulu tangkis Hong Kong Terbuka Super Series, Minggu (30/11). Lin Dan yang diunggulkan di tempat kedua, menyerah dalam tiga game 9-21 21-9 dan 17-21.
Pertarungan kedua pemain utama China tersebut berlangusng ketat selama satu jam tiga menit. "Saya tidak terkejut bisa mengalahkan Lin," kata Chen Jin. "Saya pernah mengalahkannya di turnamen All England tahun ini."
Di game pertama, Lin Dan tampil serba salah. Ia tertinggal 1-6, 5-9 sebelum menyerah mudah 9-21. Namun di game kedua ia tampil berbeda. Ia unggul 7-3 dan kemudian menang 21-9. Lin Dan kemudian unggul 3-2 di game ketiga. Namun Chen Jin yang mendapat dukungan dari penonton Hong Kong mampu meraih poin 13-13 dan kemudian menutup game ketiga 21-17.
Di babak semifinal, Lin Dan menyingkirkan tunggal putera Indonesia, Taufik Hidayat. Dalam turnamen Hong Kong Terbuka Super Series ini, para pemain Indonesia mulai peringkat utama dunia, Nova Widianto/Liliyana Natsir dan Markis Kido/Hendra Setiawan berguguran sebelum semifinal.
Minggu, 30 November 2008 | 18:54 WIB
Minggu, 30 November 2008
Lin Dan Gagal Juara
Diposting oleh denis di 07.31 0 komentar
Sabtu, 29 November 2008
Taufik Ditaklukkan Lin Dan, Pupuslah Harapan Indonesia

HONGKONG
Pupuslah harapan Indonesia untuk membawa pulang gelar dari Hongkong Terbuka Super Series. Taufik Hidayat yang menjadi satu-satunya wakil Merah-putih di babak semifinal turnamen itu gagal melangkah ke partai puncak.
Pada laga di Queen Elizabeth Stadium, Sabtu (29/11), Taufik menyerah dua set langsung atas pebulutangkis nomor satu China, Lin Dan. Dalam pertarungan yang menghabiskan waktu 33 menit itu, Taufik kalah 17-21 14-21.
Di final, Minggu (30/11), Lin Dan yang pekan lalu meraih gelar China Terbuka Super Series akan menghadapi rekan setanah airnya, Chen Jin. Unggulan ketiga itu mengalahkan pemain Thailand, Boonsak Ponsana, juga dengan stright set 21-15 21-16.
Bertemu musuh bebuyutannya itu, Taufik mengawalinya dengan hasil yang bagus karena dia langsung unggul 3-0, 4-1 dan terus memimpin hingga skor 13-9. Namun, Lin Dan yang menjadi unggulan kedua mengunci Taufik di angka itu untuk terus mengejar dan memimpin 16-13, sebelum menyudahi set itu.
Pada set kedua, Taufik kembali memimpin, bahkan lebih jauh lagi dibandingkan dengan set pertama. Karena, unggulan ketujuh itu meninggalkan Lin Dan dengan skor 13-7.
Namun, jagoan China yang menyabet medali emas Olimpiade Beijing 2008 bulan Agustus lalu itu kembali menunjukkan kegigihan dan mental juaranya. Dia lagi-lagi mengunci Taufik di angka 13 dan memimpin 16-13. Setelah itu, Lin Dan hanya memberikan Taufik satu poin sebelum perolehan poinnya melejit hingga angka 21.
Sebelumnya, Indonesia menempatkan empat wakil di babak perempat final. Namun, ganda putra nomor satu dunia, Markis Kido/Hendra Setiawan ditaklukkan pasangan Malaysia, kemudian ganda campuran yang juga nomor satu dunia, Nova Widianto/Liliyana Natsir, diempaskan pasangan China, serta ganda putri unggulan keempat, Vita Marissa/Liliyana Natsir, disingkirkan pasangan Korea Selatan.
Sabtu, 29 November 2008 | 21:30 WIB
Diposting oleh denis di 07.58 0 komentar
Jumat, 28 November 2008
Kalahkan Wing Ki, Taufik ke Semifinal

-HONGKONG -
Tunggal putera Indonesia, Taufik Hidayat lolos ke babak semifinal Hong Kong Terbuka Super Series, Jumat (28/11).
Di babak perempatfinal, Taufik yang diunggulkan di tempat ketujuh menyisihkan pemain Hong Kong Wong Wing Ki 21-15 21-19. Peraih medali emas olimpiade Athena 2004 ini tidak mau memberi kesempatan kepada lawannya. Ia merebut dua game dalam 31 menit.
Di babak kedua, Kamis (27/11), Taufik Hidayat mengalahkan pemain China, Lu Yi, Kamis (27/11) Lu Yi 21-16 21-19. Meski menang straight game, Taufik harus memeras keringat dengan memainkan pertandingan selama 43 menit.
Sementara Wing Ki merupakan pemain kualifikasi. Di babak kedua, Kamis (27/11), ia menyisihkan pemain Belanda, Eric Pang 21-11 21-9.
Jumat, 28 November 2008 | 20:28 WIB
Diposting oleh denis di 22.00 0 komentar
Kido/Hendra Tersingkir, Vita/Liliyana pun Kandas

-HONGKONG-
Unggulan pertama ganda putera, Markis Kido/Hendra Setiawan secara tragis disingkirkan unggulan 5 dari Malaysia di babak perempat final Hongkong Terbuka Super Series, Jumat (28/11). Peraih medali emas Olimpiade Beijing ini dikalahkan ganda Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong 11-21 17-21.
Markis/Hendra kalah relatif cepat dalam 21 menit. Di babak sebelumnya, Kamis (27/11), mereka menyingkirkan ganda Malasyia lainnya, Chong Tan Fook/Lee Wan Wah.
Kekalahan juga dialami ganda puteri Vita Marissa/Lilyana Natsir. Diunggulkan di tempat keempat, Vita/Butet tidak mampu mengatasi ganda puteri Korea Selatan, Ha Jung Eun/Kim Min Jung.
Ganda Korea Selatan yang diunggulkan di tempat ketujuh tersebut menang dalam tiga game 21-13 18-21 21-13 dalam waktu 41 menit. Dua wakil Indonesia lainnya, Taufik Hidayat dan ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir baru akan bermain malam ini.
Diposting oleh denis di 21.59 0 komentar
Akhirnya Taufik Bertemu Lin Dan

-HONGKONG-
Tunggal putera Indonesia Taufik Hidayat akhirnya bertemu musuh lamanya, Lin Dan di babak semifinal Hong Kong terbuka Super Series, Sabtu (29/11).
Taufik, unggulan tujuh turnamen ini, lolos ke babak semifinal dengan mengalahkan pemain Hong Kong Wong Wing Ki 21-15 21-19 di babak perempatfinal.
Sementara Lin Dan yang merupakan unggulan kedua, lolos ke babak semifinal dengan mengalahkan pemain Korea Selatan, Park Sung Hwan dalam rubber game 21-16 14-21 21-13.
Pertemuan Lin Dan dengan Sung Hwan yang diunggulkan di tempat kedelapan berlangsung ketat. Di game pertama Lin Dan, peraih medali emas Olimpiade beijing ini unggul 21-16. Namun Sing Hwan mampu merebut game kedua 21-14 sebelum menyerah 13-21 di game ketiga. Keseluruhan pertandingan memakan waktu 1 jam 2 menit.
Perseteruan Taufik Hidayat dan Lin dan merupakan persaingan klasik di dunia bulu tangkis. Pada masa lalu, kedua pemain tersebut kerap saling mengecam, bahkan tentang hal-hal yang bersifat pribadi.
Sementara di babak semifinal lainnya, unggulan ke 3 dari China, Chen Jin akan menghadapi pemain Thailand yang tidak diunggulkan, Boonsak Ponsana.
Jumat, 28 November 2008 | 21:42 WIB
Diposting oleh denis di 21.57 0 komentar
Nova/Butet Pun Tersingkir

HONGKONG,
Ganda campuran utama Indonesia, Nova Widianto/Liliyana Natsir gagal ke semifinal Hong Kong Terbuka setelah dikalahkan Xie Zhongbo/Zhang Yawen.
Nova/Butet yang diunggulkan di tempat pertama turnamen Hong Kong Terbuka Super Series ini tampil buruk. Mereka gagal mengimbangi permainan pasangan China ini. Sebaliknya Xie/Zhang termotivasi mengalahkan ganda utama dunia ini.
Nova/Butet akhirnya menyerah 16-21 19-21 dalam pertandingan yang berlangsung selama 37 menit ini.
Di babak kedua, kamis (27/11), Nova/Butet menang rubber game atas pasangan China lainnya, Xu Chen/Zhao Yunlei. Dengan hasil ini, Indonesia tinggal menyisakan pemain tunggal veteran Taufik Hidayat di babak semifinal.
Sementara ganda putera markis Kido/Hendra Setiawan serta ganda puteri Liliyana natsir/Vita Marissa juga rontok di babak perempatfinal.
jumat, 28 November 2008 | 21:06 WIB
Diposting oleh denis di 21.56 0 komentar
Kamis, 27 November 2008
Andre tak Berkutik, Gagal Bendung Lin Dan

HONGKONG
Tunggal putra Indonesia non-unggulan, Andre Kurniawan Tedjono, tak berkutik saat melawan pemain nomor satu China, Lin Dan, di babak kedua Hongkong Terbuka Super Series, Kamis (27/11). Pada laga di Queen Elizabeth Stadium itu, Andre menyerah dalam pertarungan stright set 12-21 14-21.
Dalam pertarungan yang berlangsung 30 menit itu, Andre belum mampu mengimbangi permainan Lin Dan. Pada set pertama, Andre yang pada babak pertama mengalahkan pemain China, Lu Qicheng, hanya sanggup memberikan perlawanan sampai skor 6-6, karena setelah itu dia ditinggal jauh oleh Lin Dan yang bulan Agustus lalu menyabet medali emas di Olimpiade Beijing.
Pada set kedua, Andre semakin terpuruk. Lin Dan yang kini menempati peringkat dua dunia dan pekan lalu baru saja menjuarai Li Ning China Terbuka Super Series usai mengalahkan pemain nomor satu dunia, Lee Chong Wei (Malaysia), langsung melejit saat pertandingan dimulai.
Lin Dan langsung unggul 2-0, kemudian 5-2, sebelum Andre mengejar dan menyamakannya menjadi 5-5. Tetapi setelah itu, Lin Dan tak terbendung lagi karena poinnya tak terkejar hingga kekasih Xie Xingfang (pemain tunggal putri China, peringkat empat dunia) ini menyudahi set kedua dengan skor 21-14.
Dengan demikian, saat ini Indonesia tinggal berharap pada Taufik Hidayat yang lebih dulu memastikan diri maju ke perempat final. Unggulan ketujuh itu lolos setelah menaklukkan pemain muda China, Lu Yi, dengan stright set 21-16 21-19.
Kamis, 27 November 2008 | 21:26 WIB
Diposting oleh denis di 19.29 0 komentar
Pedrosa Kalahkan Rossi

PARIS,
Pembalap Spanyol, Dani Pedrosa mengatasi juara dunia asal Italia, Valentino Rossi dalam seri uji coba musim dingin di Sirkuit Jerez de la Frontera, Spanyol, Rabu (26/11).
Pedrosa mencatat waktu tercepat 1 menit 39.525 detik. Sementara Rossi mencatat waktu tercepat 1 menit 40.135 detik. Pembalap asal Spanyol lainnya, Jorge Lorenzo mencatat waktu tercepat 1 menit 41.163 detik. Runner-up juara dunia, Casey Stoner dari Australia juga hadir sebagai penonton di Jerez.
Stoner baru saja menjalani operasi pergelangan tangan kirinya di Modena pada 30 Oktober lalu. Stoner akan mulai berlatih fisik kembali dalam dua pekan, seperti dungkap oleh tim Ducati.
Hasil uji coba di Jerez hari pertama:
1. Dani Pedrosa (ESP/Honda) 1:39.525 (41 lap)
2. Valentino Rossi (ITA/Yamaha) 1:40.135 (39)
3. Jorge Lorenzo (ESP/Yamaha) 1:41.163 (51)
4. Colin Edwards (USA/Yamaha) 1:41.390 (49)
5. Alex De Angelis (SMR/Honda) 1:41.468 (53)
6. James Toseland (GBR/Yamaha) 1:41.539 (50)
7. Andrea Dovizioso (ITA/Honda) 1:41.655 (48)
8. Toni Elias (ESP/Honda) 1:41.679 (74)
9. Niccolo Canepa (ITA/Ducati) 1:42.074 (50)
10. Nicky Hayden (USA/Ducati) 1:42.098 (69)
11. Mika Kallio (FIN/Ducati) 1:42.837 (58)
12. Sete Gibernau (ESP/Ducati) 1:42.943 (40)
13. Vitto Guareschi (ITA/Ducati) 1:43.642 (36)
14. Yuki Takahashi (JPN/Honda) 1:44.360 (64)
Kamis, 27 November 2008 | 11:58 WIB
Diposting oleh denis di 05.54 0 komentar
Beckenbauer: Pertahankan Schweinsteiger di Muenchen

BERLIN,
Presiden Bayern Muenchen, Franz Beckenbauer menegaskan, timnya harus menempuh cara apa pun untuk mempertahankan Bastian Schweinsteiger.
Kontrak Schweini di Muenchen bakal habis pada Juni 2009. FC Hollywood sebetulnya ingin mempertahankan gelandang Jerman itu, tapi sejumlah klub-klub besar berani menawarkan harga tinggi untuk memboyongnya.
"Bayern harus mencoba segala macam cara untuk mempertahankannya di Muenchen," kata Beckenbauer kepada stasiun televisi Premiere. "Dia masih cukup muda untuk bermain selama beberapa tahun lagi dan kemudian mulai melirik ke negara lain."
Manager tim, Uli Hoeness sendiri telah melakukan pendekatan terhadap pemain berusia 24 tahun itu dan menunggu keputusan dari Schweini untuk menerimanya atau tidak. Schweini sendiri enggan menjawab masalah ini. Sampai saat ini, sudah tiga tim yang nyata-nyata menunjukkan keinginannya untuk mendapatkannya, yakni Real Madrid, Inter Milan, dan Juventus.
Kamis, 27/11/2008 | 01:51 WIB
Diposting oleh denis di 05.50 0 komentar
Trezegol Kembali, Jadi Target Madrid

TURIN,
David Trezeguet telah kembali dari istirahat panjangnya usai menjalani operasi lutut. Namun, striker Juventus tersebut tampaknya sulit mendapatkan lagi posisinya sebagai pemain nomor satu di skuad Bianconeri karena saat ini "si Nyonya Tua" telah memiliki tandem yang sedang on-fire, Alessandro del Piero dan Amauri.
Karena itu, muncul rumor bahwa Trezeguet akan angkat kaki dari Turin. Striker haus gol dengan sebutan Trezegol tersebut menjadi incaran Real Madrid yang memang sedang mencari pemain depan dengan kualitas yahud.
Sejak awal musim, Trezeguet menghilang dari peredaran sepakbola Serie-A. Pemain yang pernah menyabet gelar Pemain Terbaik dan top skor Serie-A pada tahun 2002 itu mengalami gangguan pada kedua lututnya, sehingga dia memutuskan untuk menjalani operasi pada 23 September lalu.
Usaha tersebut berlangsung lancar dan sukses. Kini, Trezeguet sedang menjalani masa rehabilitasi dan sudah memulai latihan ringan untuk memperbaiki kebugaran serta kekuatan ototnya. Striker asal Perancis tersebut ditengarai akan kembali merumput pada Tahun Baru nanti.
Tetapi, tempat Trezegol di skuad utama Juventus sudah tidak ada lagi seiring performa gemilang yang ditunjukkan Del Piero dan striker yang digaet dari Palermo, Amauri. So, bagaimana nasibnya?
Kabar yang santer beredar di Italia menyebutkan bahwa Trezeguet termasuk target Madrid ketika bursa transfer musim dingin dibuka pada bulan Januari nanti. Karena, Los Blancos sedang mencari striker anyar untuk mengisi posisi Ruud van Nistelrooy yang cedera lutut dan kemungkinan besar absen sampai akhir musim.
Saat ini, Madrid telah mengajukan penawaran kontrak kepada striker Inter Milan, Hernan Crespo. Jika Crespo tak setuju--karena Madrid hanya ingin memilikinya sampai Juni 2009 dengan opsi perpanjangan kontrak selama satu musim lagi--, maka Trezeguet bisa menjadi pilihan berikutnya.
Kamis, 27/11/2008 | 18:13 WIB
Diposting oleh denis di 05.46 0 komentar
Nova/Liliyana Belum Terbendung

HONGKONG,
Ganda campuran Indonesia yang menjadi unggulan pertama, Nova Widianto/Liliyana Natsir, belum terbendung dan melaju ke putaran ketiga Hongkong Terbuka Super Series. Pada laga di Queen Elizabeth Stadium, Kamis (27/11), peringkat satu dunia tersebut perlu waktu 42 menit untuk menang tiga set atas pasangan China, Xu Chen/Zhao Yunlei.
Pada set pertama, Nova/Liliyana tak berdaya karena mereka menyerah dengan skor 13-21. Tapi setelah itu, pasangan yang menyabet medali perak Olimpiade Beijing 2008 tersebut bangkit untuk meraih kemenangan di dua set selanjutnya dengan skor 21-12 21-11 untuk maju ke putaran berikut.
Bagi Liliyana, kesuksesan ini melengkapi hasil positif di hari yang sama karena beberapa saat sebelumnya, dia juga berhasil lolos di nomor ganda putri. Berpasangan dengan Vita Marissa--Vita sudah lebih dulu tersingkir dari nomor ganda campuran--, mereka mengalahkan pasangan Malaysia, Chong Sook Chin/Woon Khe Wei.
Sayang, kesuksesan Nova/Liliyana tak diikuti oleh satu-satunya tunggal putri Indonesia yang berlaga di putaran kedua. Pia Zebadiah Bernadet yang promosi ke babak utama menyusul mundurnya pemain nomor satu Indonesia, Maria Kristin, belum mampu mendobrak kekuatan pemain China, Xie Xingfang.
Pia yang sehari sebelumnya menghentikan langkah pemain Kanada, Anna Rice, dalam pertarungan rubber set 19-21 21-7 24-22, harus mengakui keunggulan Xingfang yang menjadi unggulan keempat. Dalam pertarungan berdurasi 29 menit tersebut, Pia yang merupakan adik kandung dari pemain ganda putra Markis Kido, menyerah dua set langsung, 10-21 13-21.
Dengan demikian, pupuslah harapan Indonesia di nomor tunggal putri karena sudah tak ada lagi wakilnya.
Kamis, 27 November 2008 | 16:46 WIB
Diposting oleh denis di 05.42 0 komentar
Vita/Butet Kalahkan Ganda Malaysia

HONGKONG,
Ganda puteri Indonesia, Vita Marissa/Lilyana Natsir mengalahkan ganda Malaysia Chong Sook Chin/Woon Khe Wei di turnamen Hong Kong Super Series, Kamis (27/11).
Vita dan Butet --panggilan Lilyana-- yang diunggulkan di tempat keempat mengalahkan ganda Malaysia tersebut dalam tiga game 21-15 16-21 dan 21-13.
Pasangan Malaysia tersebut memberi perlawanan ketat sehingga pertandingan harus berlangsung selama 39 menit. Dengan hasil ini, Vita/Butet maju ke perempat final dan akan menghadapi ganda Korea Selatan, Ha Jung Eun/Kim Min Jung.
Dalam pertandingan Kamis, pasangan Ha Jung Eun dan Kim Min Jung menyisihkan Imogen Bankier (SKotlandia)/Sarah Bok (Inggris) 21-14 21-17.
Hari Kamis (27/11) ini para pemain Indonesia yang bertanding antara lain Nova Widianto/Liliyana Natsir, Pia Zebadiah Bernadet, Markis Kido/Hendra Setiawan dan Taufik Hidayat. Sementara pemain muda Andre Kurniawan Tedjono harus menghadapi unggulan kedua, Lin Dan
Kamis, 27 November 2008 | 12:28 WIB
Diposting oleh denis di 05.40 0 komentar
Taufik ke Perempatfinal

HONGKONG,
Tunggal putera Indonesia, Taufik Hidayat mengalahkan pemain China, Lu Yi, Kamis (27/11) untuk maju ke babak perempatfinal turnamen Hongkong Terbuka Super Series.
Taufik yang diunggulkan di tempat ke 7 mengalahkan pemain China, Lu Yi 21-16 21-19. Meski menang straight game, Taufik harus memeras keringat dengan memainkan pertandingan selama 43 menit.
Di babak perempatfinal, Taufik akan menghadapi pemain asal Hong Kong, Wong Wing Ki. Pemian Hong Kong ini merupakan pemian kualifikasi. Di babak kedua, Kamis (27/11), ia menyisihkan pemain Belanda, Eric Pang 21-11 21-9.
Sebelumnya, Taufik menyisihkan pemain Malaysia, Chong Wei Feng, 21-9 21-15. Sedangkan Lu Yi menumbangkan seniornya, mantan pemain nasional China, Chen Hong 21-19 21-12.
Kamis, 27 November 2008 | 19:13 WIB
Diposting oleh denis di 05.35 0 komentar
Markis/Hendra Masih Terlalu Perkasa

HONGKONG, Markis Kido/Hendra Setiawan masih terlalu perkasa bagi ganda putera Malaysia, Choong Tan Fook/Lee Wan Wah. Pada laga babak kedua Hongkong Terbuka Super Series di Queen Elizabeth Stadium, Kamis (27/11), ganda putera nomor satu Indonesia tersebut hanya perlu waktu 23 menit untuk menang dan maju ke putaran ketiga.
Tak seperti pada putaran pertama di mana harus bekerja ekstra keras, juga untuk menyingkirkan pasangan Malaysia, Hong Chieng Hun/Ng Kean Kok, dengan 18-21 21-17 21-18, Markis/Hendra tak menemui kesulitan berarti pada pertandingan ini. Peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 tersebut langsung melejit dan memenangkan duel dengan stright set 21-15 21-17.
Pada set pertama, Markis/Hendra langsung unggul 4-0. Namun, ganda Malaysia itu bisa mengejar, bahkan berbalik unggul 5-4 dan memimpin sampai kedudukan 6-5. Akan tetapi, Markis/Hendra yang sudah kenyang pengalaman dan selalu tampil agresif, bisa menguasai keadaan dan mengunci lawannya di angka itu untuk unggul 10-6, sebelum menyudahinya dengan skor 21-15.
Pertarungan di set kedua berlangsung lebih ketat dan seru. Markis/Kido tak leluasa seperti set sebelumnya, karena Tan Fook/Wan Wah selalu menempel ketat dalam pengumpulan poin.
Pasangan nomor satu Indonesia yang juga menempati peringkat pertama daftar ranking dunia itu sempat tertinggal 4-6 hingga kedudukan 7-8. Namun, lagi-lagi pengalaman dan keperkasaan juara Paris Terbuka itu membuat mereka bisa mengontrol pertandingan dan berbalik unggul untuk meninggalkan lawannya tersebut hingga akhirnya menang 21-17.
Kamis, 27 November 2008 | 17:05 WIB
Diposting oleh denis di 05.33 0 komentar
Rabu, 12 November 2008
Pebulutangkis Simon Santoso Kandaskan Aswan Wawan

Jakarta: Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bulutangkis digelar di Stadion Tenis Indoor, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (11/11). Ajang ini diikuti sekitar 12 klub Tanah Air yang dibagi dalam kategori taruna dan dewasa.
Di babak penyisihan hari pertama, Simon Santoso yang memperkuat tim Tangkas mengandaskan lawannya, Aswan Wawan asal klub Avanti Makassar. Pebulutangkis nomor tiga Indonesia ini menang dua set langsung 21-7 21-7.
Sementara juara Olimpiade Athena 2004, Taufik Hidayat, harus berjuang keras mengatasi pebulutangkis klub Ganesa Tangerang, Ardiansyah. Taufik dipaksa bermain tiga set 15-21, 21-8, 23-21. Adapun Kejurnas ini akan berlangsung hingga 15 November mendatang.
Diposting oleh denis di 04.49 0 komentar
Andra Akan Mengikuti Final Rotax Max

denis_sport, Jakarta: Pembalap wanita asal Indonesia, Alexandra Asmasubrata, bertandang ke rumah Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (11/11). Andra, demikian pembalap ini kerap disapa, diterima oleh Mufidah Kalla, istri Wapres Jusuf Kalla. Kedatangan Andra terkait keberangkatannya mengikuti kejuaraan dunia Grand Prix Final Rotax Max Challenge di Italia, akhir November mendatang.
Di Italia, Andra diharapkan bisa menjadi duta Indonesia untuk mempromosikan Visit Indonesia Year 2008. Apalagi, ia akan bertemu sekaligus bersaing dengan 79 pembalap dari 59 negara berbeda. Ia akan turun di kelas senior Rotax Max. Sebagai persiapan, Andra rutin berlatih di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Dalam pertandingan itu, Andra tercatat sebagai satu-satunya peserta wanita. Karena itu Andra memohon restu dari seluruh pencinta otomotif Tanah Air. Bagi Andra, dukungan itu menguatkan motivasi untuk mengikuti pertandingan bergengsi tersebut
Diposting oleh denis di 04.47 0 komentar
Indonesia Ikut Kejuaraan Tinju Wanita
JAKARTA
PB Pertina akan mengirimkan para petinju wanita yang akan berlaga di Kejuaraan Dunia Tinju Wanita I. Turnamen tersebut akan digelar di Ningbo, China, pada 19-25 November 2008 mendatang.
"Kami akan mengirimkan tiga atau empat orang petinju dari tujuh orang yang tengah mengikuti Pelatnas," ujar Kepala Bidang Teknik PB Pertina, Ferry Moniaga, Rabu (12/11).
Para atlet dan ofisial Indonesia rencananya akan berangkat ke China pada 19 November mendatang.
Tujuh petinju wanita di Pelatnas tersebut adalah Murni (DKI) di kelas 46 kg, Shelly Wanimbo (Sulses/48kg), Indri Sambaimana (Sulut/50kg), Veronica Nicolas (DKI/50 kg), Yunike Busira (Papua/57kg), Welmi Paryama (Maluku/54kg) dan Suryati Mabiang (Sulut/54kg).
Ferry yang juga bertindak sebagai pelatih mengatakan, jumlah petinju yang akan dikirimkan tergantung pada kondisi dana yang tersedia pada kejuaraan yang baru pertama kali digelar dan dituanrumahi oleh Federasi Tinju Amatir China tersebut.
Khusus untuk Yunike Busira, pihaknya belum menentukan apakah petinju itu akan tampil di kelas 57 kilogram. Karena, itu bukan merupakan kelasnya.
"Dia sebenarnya di kelas 52 kilogram, tapi dia mengalami kelebihan berat badan," ungkap Ferry yang juga mantan petinju nasional.
Selama Pelatnas yang telah dilakukan sejak dua pekan lalu, para petinju hanya melakukan sparring partner dengan sesama petinju di Pelatnas.
"Peluang belum bisa diprediksi, sebab kita belum tahu kekuatan lawan. Yang pasti kami akan tampil semaksimal mungkin, apalagi mereka merupakan para juara nasional," ujarnya.
Dari tujuh petinju tersebut, tiga diantaranya adalah atlet yang termasuk dalam Program Atlet Andalan (PAL) Kantor Mennegpora. Mereka adalah Indri Sambaimana, Yunike Busira dan Welmi Paryama.
Satu lainnya anggota PAL dari Pertina dalah petinju putra, Yulio Bria asal Bali. "Mereka telah lulus test kesehatan fisik," ujar Ferry.
Diposting oleh denis di 02.56 0 komentar
Bryant Ciamik, Lakers Catat Kemenangan Keenam
DALLAS, RABU - Los Angeles Lakers mempertahankan rekor kemenangan pada musim ini. Pada lanjutan kompetisi bola basket NBA, Rabu (12/11), Lakers taklukkan Dallas Mavericks dengan skor 106-99, untuk mencatat kemenangan keenamnya.
Kobe Bryant yang tampil ciamik jadi bintang Lakers. Dia menyumbang poin tertinggi dalam laga tersebut, dengan torehan 27 angka, empat rebound dan satu assist. Paul Gasol juga memberikan kontribusi besar dengan perolehan 22 poin, 11 rebound, 2 assist.
Dengan hasil ini, Lakers membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengulangi prestasi terbaik mereka saat mengawali kompetisi musim 2001/02, di mana meraih tujuh kemenangan beruntun. Untuk membuat rekor 7-0, Lakers harus bisa menaklukkan Hornets saat tampil di New Orleans pada Kamis (13/11) pagi WIB.
Trevor Ariza mengawali permainan agresif Lakers saat lawan Mavericks. Dia melakukan offensive rebound yang membangkitkan semangat rekan-rekannya untuk terus memberikan tekanan kepada lawan mereka.
Usai pemain yang total menyumbang 13 poin itu mengoyak basket Mavericks, Bryant pun menunjukkan aksi menawannya karena setelah membuat rebound-dunk, dia mencetak tujuh poin berturut-turut.
Sementara itu, Mavericks yang datang tanpa top skor terbaik keduanya serta jagoan rebound yang hebat dalam bertahan, Josh Howard, sempat memberikan perlawanan sengit. Bahkan pada kuarter pertama, Mavericks yang mengandalkan dua bintangnya, Dirk Nowitzki dan Jason Kidd, mencetak 35 poin untuk unggul.
Namun pada paruh kedua, Mavericks tak berdaya. Pada kuarter ketiga dan keempat mereka hanya mampu mencetak total 39 poin, sehingga tak kuasa menahan laju Lakers yang menyudahi laga itu dengan kemenangan 106-99.
Dalam laga itu, Kidd yang meraih triple-double ke-101 sepanjang kariernya, menyumbang 16 poin, 11 rebound dan 10 assist, dan Erick Dampier juga membuat rekor dengan 12 offensive rebounds. Sedangkan Nowitzki gagal menampilkan permainan terbaiknya, karena dia cuma bisa menyumbang 14 poin.
Diposting oleh denis di 02.52 0 komentar
McLaren Lakukan Ekspansi
NEW DELHI- Setelah mengantar Lewis Hamilton menjadi juara dunia F1 paling muda, tim McLaren-Mercedes melakukan ekspansi. Mereka tampil sebagai partner teknik tim Force India untuk jangka lima tahun.
Kerja sama teknik Force India dengan McLaren diumumkan di New Delhi, India, Senin (10/11). Dengan kontrak itu, Force India bakal mendapat pasokan mesin Mercedes, plus sistem hidrolik dan gearbox, serta sistem pemulihan energi kinetik (KERS). Sebelum ini, Force India mendapat pasokan mesin dari Ferrari.
Bagi McLaren, ini bukan kerja sama biasa yang hanya berorientasi pada keuntungan komersial jangka pendek. Kerja sama dengan Force India bisa membuat tim McLaren semakin kuat.
Sebagai partner teknik, McLaren bisa mengakses data teknik hasil uji coba yang dilakukan Force India. McLaren sama saja memiliki dua tim, empat mobil, dan jarak tempuh uji coba dua kali lebih jauh ketimbang sebelum menjadi pemasok Force India. Data berlimpah semacam ini sangat berguna dalam evaluasi dan pengembangan teknik.
Sebaliknya, bagi Force India, kerja sama dengan McLaren jelas sangat menguntungkan. Force India yang dimiliki orang kaya raya asal India, Vijay Mallya, tak perlu bersusah payah membangun infrastruktur. Mallya cukup mengeluarkan uang dan keunggulan teknik pun didapatnya.
Bukti bahwa kerja sama McLaren dan Force India bukan kerja sama yang biasa-biasa terlihat dari masuknya mantan Direktur Operasi Balap McLaren, Simon Roberts, ke jajaran petinggi Force India. Roberts kini menjabat sebagai CEO Force India.
CEO tim McLaren, Martin Whitmarsh, menyatakan, kerja sama dengan Force India tidak akan mengganggu konsentrasi McLaren berburu gelar juara dunia pada masa-masa mendatang.
Ia menegaskan, kalau tidak memberi keuntungan dalam sisi komersial dan pengembangan tim, kerja sama dengan Force India tidak bakal diwujudkan.
Diposting oleh denis di 02.50 0 komentar
20-21 November, Rossi Tes Mobil Ferrari di Mugello
Ferrari memberikan kepastian tentang tempat dan waktu bagi Valentino Rossi untuk melakukan tes mobil balap milik mereka. Tim "kuda jingkrak" itu akan memberikan kesempatan kepada The Doctor mengendarai mobil mereka pada 20-21 November di Mugello.
Ini merupakan aksi pertama Rossi di atas mobil Ferrari F1 sejak dia melakukannya pada bulan Februari 2006 di Valencia. Namun kali ini, tes yang dilakukan murni bersifat fun, karena Ferrari ingin menyenangkan Rossi yang baru saja memastikan diri sebagai juara dunia MotoGP 2008.
Pasalnya beberapa waktu yang lalu, kubu Ferrari berjanji untuk melakukannya. Karena merasa Rossi adalah teman mereka, maka Scuderia mau menyenangkan hati "sahabat"nya tersebut sebagai kado atas kesuksesannya merengkuh gelar keenamnya sepanjang karier di MotoGP.
Tes di Valencia merupakan kesempatan keempat Rossi berada di belakang kemudi mobil Ferrari Formula One, namun yang pertama dengan tim-tim lain serta pembalap-pembalap lain. Sebelumnya, dia selalu melakukan sendirian ketika melakukan ujicoba di Fiorano dan Mugello.
Waktu itu, Rossi mencatat waktu terbaik ke-12, terpaut 1,5 detik dari pembalap tercepat--sekaligus juara dunia F1--, yakni Fernando Alonso dari tim Renault. Best lap yang diukir The Doctor hanya berselisih 0,71 detik dari jagoan Ferrari, Michael Schumacher.
Hanya saja, sulit untuk melakukan perbandingan saat tes di Valencia itu. Karena, kebanyakan pembalap menggunakan mesin baru untuk 2006, 2.4 litre V8 engines, sedangkan Rossi diberikan 3 litre V10 engine. Sasis yang dipakai pembalap Yamaha MotoGP itu juga merupakan disain yang lebih tua.
Satu-satunya pembalap benaran yang menggunakan V10 engine adalah tes driver McLaren, Pedro de la Rosa. Ternyata, Rossi lebih kencang dari pembalap berpengalaman asal Spanyol itu dengan selisih 0,09 detik, meskipun dia sempat beberapa kali tergelincir.
Ketika ada rencana untuk melakukan tes pada bulan November ini, muncullah spekulasi bahwa Rossi akan banting setir dari balapan roda dua ke roda empat. Namun pembalap yang sudah identik dengan nomor 46 tersebut membantahnya, karena dia tetap pada komitmennya untuk tampil di MotoGP.
Memang, Rossi masih terikat kontrak dengan Yamaha sampai musim 2009. Setelah itu, Rossi memang bebas menentukan pilihan, namun dia tak mau beralih ke F1 karena menurutnya, usia 31 tahun--saat bebas kontrak pada tahun 2010--sudah terlalu tua untuk bersaing di balapan jet darat tersebut.
Diposting oleh denis di 02.46 0 komentar
Markis/Hendra Juara di Paris
Senin, 3 November 2008 | 00:52 WIB
PARIS, MINGGU - Ganda putera Markis Kido/Hendra Setiawan menyelamatkan wajah
Markis/Hendra yang diunggulkan di tempat pertama, di final mengalahkan ganda asal
Di game pertama, Markis/Hendra menang 21-15. Di game kedua, mereka juga sudah menguasai lawan mereka. Pasangan utama
Markis/Hendra lolos ke final setelah mengalahkan unggulan 3 dari
Bagi Markis Kido/Hendra Setiawan, keberhasilan ini semakin mengukuhkan supremasi mereka di peringkat puncak dunia. Pekan lalu, mereka juga meraih gelar juara di Denmark Terbuka Super Series. Di final mereka mengalahkan ganda
Hasil lengkap Perancis Terbuka Super Series:
He Hanbin [2] [CHN]/Yu Yang (F) [CHN]-[ENG] Anthony Clark [4] [ENG]/Donna Kellogg 21-13 21-19
Wang Lin [CHN]-[CHN] Xie Xingfang [2] 21-18 13-21 21-11
Peter Hoeg Gade [8] [DEN]-[INA] Taufik Hidayat [7] 16-21 21-17 21-7
Du Jing [1] [CHN]/Yu Yang (F) [CHN]-[MAS] Chin Eei Hui [4]/[MAS] Wong Pei Tty 20-22 21-19 21-11
Markis Kido [1] [INA]/Hendra Setiawan [INA]-[CHN] Cai Yun [6]/[CHN] Xu Chen 21-15 21-12
Diposting oleh denis di 02.42 0 komentar
Berusaha, Taufik Gagal di Final
Minggu, 2 November 2008 | 22:36 WIB
PARIS, MINGGU - Pemain veteran
Taufik yang awal bulan lalu menjuarai Macau Grand Prix Gold menyerah tiga game 21-16 17-21 7-21 dalam pertandingan di Stadium Baron Pierre de Coubertin, Paris.
Juara olimpiade Athena 2004 ini tampak sekali berambisi merebut gelar juara dan membuktikan dirinya belum habis. Di game pertama ia bermain ngotot. Meski sempat tertinggal 2-5 hingga 7-10, namun ia mampu membalik keadaan dan unggul 19-16 sebelum menang 21-16 dalam waktu 18 menit.
Di game kedua, kedua pemain yang sudah bersaing sejak yunior ini, tetap bersaing ketat. Gade sempat memimpin saat 6-9 dan 12-15. Namun Taufik mampu mengejar menjadi 15-15 dan 17-17. Sayangnya, Taufik kemudian terkunci di poin 17 dan kalah 17-21 dalam 26 menit.
Game ketiga merupakan anti-klimaks buat Taufik. Setelah keadaan 2-2, Taufik dengan cepat tertinggal 4-13 dan 4-15. Taufik menambah satu poin menjadi 5-15. Taufik masih menambah lagi dua poin menjadi 7 dan kemudian menyerah 7-21 dalam 15 menit. sehingga pertandingan kedua pemain ini berlangsung dalam 59 menit.
Taufik lolos ke babak final dengan menyingkirkan unggulan pertama Lee Chong Wei, Sabtu (1/11). Taufik yang diunggulkan di tempat ketujuh mengalahkan pemain
Sementara Peter Hoeg gade maju ke final dengan menyingkirkan rekan senegaranya, Kenneth Jonassen di babak semifinal 21-12 19-21 21-17. Gade yang merupakan unggulan delapan sebelumnya menyingkirkan unggulan 3, Chen Jin, Nguyen Tien Minh dari
Diposting oleh denis di 02.39 0 komentar







